Ekspor Batubara Bukit Asam (PTBA) Tumbuh 30% di Tahun 2024

Kamis, 10 April 2025 | 06:20 WIB
Ekspor Batubara Bukit Asam (PTBA) Tumbuh 30% di Tahun 2024
[ILUSTRASI. Sejumlah truk mengangkut batubara di area stockpile in pit RL 35, kawasan IUP Tambang Air Laya PT Bukit Asam Tbk, di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Rabu (18/10/2024). PT Bukit Asam Persero tahun 2023 menargetkan produksi batu bara menjadi 41,0 juta ton atau naik 11 persen dari realisasi tahun 2022 yang sebesar 37,1 juta ton, dengan penjualan ekspor semester 1 2023 meningkat 37 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc.]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten batubara anggota dari Holding BUMN Pertambangan Mind ID, mencatatkan pendapatan sebesar Rp 42,76 triliun sepanjang 2024 atau tumbuh 11% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan pendapatan terutama ditopang oleh penjualan ekspor yang mencapai 20,26 juta ton atau meningkat 30% secara tahunan.

Penjualan domestik juga meningkat 6% secara tahunan menjadi 22,64 juta ton. Total penjualan pada tahun lalu mencapai 42,89 juta ton atau tumbuh 16% secara tahunan.Secara keseluruhan, penjualan batubara PTBA masih didominasi oleh pasar domestik. Namun secara bauran, porsi ekspor semakin meningkat. Saat ini, porsi pasar domestik sebesar 53% dan ekspor 47%.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pemegang Saham Borong Rp 9,6 Miliar, Saham IMPC Layak Dikoleksi?
| Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Pemegang Saham Borong Rp 9,6 Miliar, Saham IMPC Layak Dikoleksi?

Pembelian saham oleh pemegang saham pengendali Tunggal Jaya Investama tersebut merupakan sinyal yang positif dan layak dicermati.

Minyak dan Batubara di Level Tinggi, Saham Energi Mana yang Masih Menarik Dikoleksi?
| Minggu, 13 September 2026 | 16:10 WIB

Minyak dan Batubara di Level Tinggi, Saham Energi Mana yang Masih Menarik Dikoleksi?

MEDC menjadi pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap minyak, sedangkan AADI dan ITMG menarik terhadap harga thermal coal.

Emas Global Anjlok dan Emas Antam Ikut Tertekan, Saatnya Akumulasi Bertahap
| Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Emas Global Anjlok dan Emas Antam Ikut Tertekan, Saatnya Akumulasi Bertahap

Prospek emas Antam masih sangat solid untuk tren jangka panjang, sehingga momentum pelemahan harga saat ini dapat dimanfaatkan oleh investor.

Sudah Dua Dekade Menanti Obligasi Daerah
| Minggu, 13 September 2026 | 09:46 WIB

Sudah Dua Dekade Menanti Obligasi Daerah

Obligasi daerah memaksa disiplin yang selama ini sulit dibangun lewat mekanisme administratif semata.

Langkah Manis Jasa Menemani Lari
| Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

Langkah Manis Jasa Menemani Lari

Di tengah tren lari yang semakin ramai, aktivitas lari bisa menjadi peluang usaha yang mampu memberikan cuan menggiurkan.

 
Emisi Melandai Saat Performa Bisnis Mendaki
| Minggu, 13 September 2026 | 06:20 WIB

Emisi Melandai Saat Performa Bisnis Mendaki

Di tengah tantangan menyeimbangkan profit dan keberlanjutan, Maybank berhasil mencetak pertumbuhan bisnis sekaligus mengurangi emisi karbon.

Bunga Ultra Mikro Makin Murah, Pindar Cari Ruang Baru
| Minggu, 13 September 2026 | 06:15 WIB

Bunga Ultra Mikro Makin Murah, Pindar Cari Ruang Baru

Pembiayaan digital tak lagi hanya berkutat pada kebutuhan konsumsi. Sudah ada modal untuk warung, pertanian, hingga kerajinan.

Bank Makin Gencar Manfaatkan Teknologi Akal Imitasi
| Minggu, 13 September 2026 | 06:15 WIB

Bank Makin Gencar Manfaatkan Teknologi Akal Imitasi

Akal imitasi mulai dipakai bank untuk mempercepat pembukaan rekening, membaca pola transaksi, hingga mendukung pengelolaan risiko.

Mengenal Buah Buni, si Kaya Vitamin C
| Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Mengenal Buah Buni, si Kaya Vitamin C

Di pasar tradisional di Jawa Barat tampak pedagang khusus buah buni menggelar dagangan mereka di trotoar.

Ambisi Proyek Geotermal dan Penolakan Warga
| Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Ambisi Proyek Geotermal dan Penolakan Warga

Pengembangan panas bumi di Indonesia masih menemui banyak tantangan. Salah satunya, penolakan masyarakat sekitar. Kenapa?

INDEKS BERITA

Terpopuler