Dibayangi Data Domestik dan Implementasi HSC, IHSG Masih Berisiko Tertekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan Senin (2/11). Pergerakan IHSG akan dibayangi implementasi kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) perkembangan isu MSCI, dan sejumlah data ekonomi.
IHSG melorot 0,8% ke level 5.057,05 pada perdagangan Jumat (30/10) lalu. Founder Republik Investor, Hendra Wardana mengatakan, tekanan terhadap IHSG menjelang pengumuman evaluasi MSCI pada November masih besar. Investor asing juga masih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di Indonesia.
Baca Juga: OJK Tidak Menutup Opsi Sanksi Pidana
