Ekspor CPO Malaysia Naik 15,18%, Ekspor ke India Naik Dua Kali Lipat

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:47 WIB
Ekspor CPO Malaysia Naik 15,18%, Ekspor ke India Naik Dua Kali Lipat
[ILUSTRASI. Pabrik kelapa sawit]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Malaysia masih terus mencatatkan kenaikan ekspor minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) dan turunannya.

Per Juli lalu, ekspor minyak sawit Malaysia, baik CPO maupun turunannya, tercatat sebesar 1,49 juta ton.

Dibandingkan ekspor per Juni 2019 sebesar 1,38 juta ton, Malaysia mencatatkan kenaikan ekspor CPO dan turunannya pada Juli lalu sebesar 7,37%.

Jika diakumulasikan, berdasarkan data Malaysian Palm Oil Board (MPOB), ekspor minyak sawit Malaysia pada periode Januari-Juli 2019 tercatat sebesar 10,86 juta ton.

Dibandingkan periode sama tahun lalu, ekspor minyak sawit Malaysia sepanjang tahun ini naik sebesar 15,18%.

India masih menjadi negara tujuan ekspor minyak sawit Malaysia paling besar.

Sepanjang tahun ini, ekspor minyak sawit Malaysia ke India mencapai 3,04 juta ton.

Baca Juga: Perang Dagang, Ekspor CPO dari Indonesia dan Malaysia ke China Meningkat

Dibandingkan periode sama tahun lalu, ekspor minyak sawit Malaysia ke India sepanjang tahun ini melonjak hingga 99,9% atau hampir mencapai dua kali lipat.

Pasar terbesar kedua minyak sawit Malaysia adalah Uni Eropa.

Sepanjang tahun ini, ekspor minyak sawit Malaysia ke Uni Eropa masih tercatat naik 6,23% menjadi 1,27 juta ton.

Sementara itu, China menjadi pasar terbesar ketiga bagi ekspor minyak sawit Malaysia.

Hingga akhir Juli, ekspor minyak sawit Malaysia ke China naik 12,3% menjadi 1,1 juta ton.

Baca Juga: Wah, Stok CPO di Malaysia Makin Berkurang

 

Bagikan

Berita Terbaru

Ambisi Baru Grup Bakrie: Gagal Otomotif 1998, Kini Rebut Dominasi Mobil EV Nasional
| Kamis, 09 April 2026 | 12:29 WIB

Ambisi Baru Grup Bakrie: Gagal Otomotif 1998, Kini Rebut Dominasi Mobil EV Nasional

VKTR Bakrie pimpin penguasaan ekosistem EV nasional dengan fokus kendaraan niaga. Target hemat subsidi US$5 miliar per tahun.

Kenaikan Harga Avtur Mengancam Sektor Pariwisata dan Hotel
| Kamis, 09 April 2026 | 11:00 WIB

Kenaikan Harga Avtur Mengancam Sektor Pariwisata dan Hotel

Pasokan minyak berpotensi akan tetap terganggu karena rusaknya kilang minyak di beberapa negara, seperti Qatar dan Kuwait.

Lotte Chemical Beberkan Kondisi Bisnis, Produksi Turun Imbas Konflik di Selat Hormuz
| Kamis, 09 April 2026 | 09:30 WIB

Lotte Chemical Beberkan Kondisi Bisnis, Produksi Turun Imbas Konflik di Selat Hormuz

PT Lotte Chemical Indonesia mendesak penyederhanaan regulasi birokrasi guna mempercepat proses impor bahan baku pengganti.

Harga Saham ANTM Kembali Naik Signifikan, Simak Prospek dan Rekomendasinya
| Kamis, 09 April 2026 | 08:55 WIB

Harga Saham ANTM Kembali Naik Signifikan, Simak Prospek dan Rekomendasinya

Di tengah kenaikan harga, investor asing mencatatkan net foreign sell di ANTM sebesar Rp 506,5 miliar sepanjang 1-8 April 2026.

MKNT Ingin Lepas dari Suspensi, Berikut Deretan Syarat dari BEI yang Harus Dipenuhi
| Kamis, 09 April 2026 | 08:50 WIB

MKNT Ingin Lepas dari Suspensi, Berikut Deretan Syarat dari BEI yang Harus Dipenuhi

MKNT telah menyampaikan laporan keuangan hingga tahun buku 2025 dan kini menggadang rencana menggelar backdoor listing.

Harga Plastik Kian Meroket, Menakar Efek Ganda ke Laba Bersih CLEO dan ADES
| Kamis, 09 April 2026 | 08:27 WIB

Harga Plastik Kian Meroket, Menakar Efek Ganda ke Laba Bersih CLEO dan ADES

Kemampuan passing-on cost di bisnis AMDK jauh lebih kerdil ketimbang kategori barang konsumer lainnya.

Kinerja Emiten di Kawasan Industri Bervariasi
| Kamis, 09 April 2026 | 07:59 WIB

Kinerja Emiten di Kawasan Industri Bervariasi

Emiten kawasan industri mencetak kinerja beragam di sepanjang 2025. Hal ini dipengaruhi siklus penjualan lahan dan struktur sumber pendapatan.

Laba Emiten Menara Kompak Melesat, Guyuran Cuan Fiber Optik Sukses Jadi Juru Selamat!
| Kamis, 09 April 2026 | 07:57 WIB

Laba Emiten Menara Kompak Melesat, Guyuran Cuan Fiber Optik Sukses Jadi Juru Selamat!

Kokohnya pertumbuhan laba emiten menara seperti TBIG, TOWR, dan MTEL didorong oleh tiga katalis utama.

Pengendali Menambah Kepemilikan di Saham Summarecon Agung (SMRA)
| Kamis, 09 April 2026 | 07:52 WIB

Pengendali Menambah Kepemilikan di Saham Summarecon Agung (SMRA)

Pengendali PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Semarop Agung menambah kepemilikan saham di emiten properti tersebut.

Kucurkan Dana Rp 437,87 miliar, Indocement (INTP) Sudah Buyback 66,24 juta saham
| Kamis, 09 April 2026 | 07:48 WIB

Kucurkan Dana Rp 437,87 miliar, Indocement (INTP) Sudah Buyback 66,24 juta saham

Sejak 22 Mei 2025 sampai 6 April 2026, Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) buyback 66,24 juta saham atau 1,88% dibanding jumlah saham beredar.

INDEKS BERITA

Terpopuler