Emas Dominasi Transaksi di Bursa Berjangka

Selasa, 08 Januari 2019 | 08:49 WIB
Emas Dominasi Transaksi di Bursa Berjangka
[]
Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemilau emas masih memesona pemilik dana di Indonesia. Bukan hanya jual-beli emas fisik, transaksi di bursa berjangka juga didominasi oleh komoditas yang satu ini.

Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) mencatat, hingga akhir 2018 volume transaksi kontrak emas Loco mencapai sekitar 3,83 juta lot. Angka ini bertambah lebih dari 1 juta lot dibanding perolehan di akhir September 2018 lalu, yang baru 2,68 juta lot.

 

Kontrak emas Loco di pasar bilateral mendominasi transaksi di BBJ sepanjang 2018 lantaran secara keseluruhan total volume transaksi di bursa tersebut sekitar 6,73 juta lot. Dominasi ini sudah berlangsung sejak enam tahun lalu.

 

Kontrak emas juga menjadi yang tertinggi dalam transaksi multilateral. Jika digabung, volume transaksi si kuning di multilateral mencapai 576.854 lot. Kontrak berjangka emas 250 gram menjadi kontributor terbesar, dengan volume 354.490 lot.

 

Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, emas masih diincar oleh investor karena dianggap sebagai investasi yang menjanjikan. "Permintaan dari pasar juga selalu ada untuk emas," kata dia kepada KONTAN, Senin (7/1).

 

Kilau emas semakin terang lantaran tahun lalu kondisi ekonomi global sedang bergejolak. Belum lagi, pasar keuangan dalam negeri ikut terpuruk lantaran terpapar sentimen eksternal.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di 2018 yang melemah membuat emas semakin diburu. Sebagai aset lindung nilai atawa safe haven, emas akhirnya diincar para investor.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

MBG Libur Sementara, Anggaran Hemat Rp 3 Triliun
| Jumat, 19 Juni 2026 | 05:20 WIB

MBG Libur Sementara, Anggaran Hemat Rp 3 Triliun

BGN menghentikan sementara distribusi program MBG selama masa libur sekolah, yakni pada 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Negara Mengambil Alih Aset Hotel Sultan
| Jumat, 19 Juni 2026 | 05:15 WIB

Negara Mengambil Alih Aset Hotel Sultan

Pemerintah  lewat  Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK)akan mendata karyawan dan mengkaji pemanfaatan kawasan Hotel Sultan.

UMKM Wajib Punya NIB untuk Jualan Online
| Jumat, 19 Juni 2026 | 05:10 WIB

UMKM Wajib Punya NIB untuk Jualan Online

Pemerintah menata usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) digital, pelaku usaha diminta siap beradaptasi.

Upaya Menekan Biaya Haji di 2027
| Jumat, 19 Juni 2026 | 05:00 WIB

Upaya Menekan Biaya Haji di 2027

Pemerintah juga ingin memangkas waktu tunggu ibadah haji yang saat ini adaah bisa sampai maksimal 26 tahun.

Review MSCI Menanti, Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (19/6)
| Jumat, 19 Juni 2026 | 04:50 WIB

Review MSCI Menanti, Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (19/6)

IHSG mengakumulasi kenaikan 4,57% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 28,62%.​

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Fokus Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi
| Kamis, 18 Juni 2026 | 15:35 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Fokus Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi

​Dalam dua bulan terakhir, BI Rate telah naik 100 basis points atau 1% penuh dari posisi 4,75% pada akhir April 2026.

Prajogo Pangestu Kembali Memborong Saham BREN
| Kamis, 18 Juni 2026 | 09:49 WIB

Prajogo Pangestu Kembali Memborong Saham BREN

Aksi pembelian saham BREN tersebut pada rentang harga Rp 3.740 hingga Rp 3.880 per saham. Adapun total nilai transaksi sekitar Rp 26,38 miliar. ​

Rupiah Terus Melemah, Emiten Farmasi Semakin Tak Bergairah
| Kamis, 18 Juni 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Terus Melemah, Emiten Farmasi Semakin Tak Bergairah

Pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya bahan baku impor sehingga menekan margin kotor PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Emiten Properti Kawasan Industri Menuai Berkah Pelemahan Rupiah
| Kamis, 18 Juni 2026 | 09:29 WIB

Emiten Properti Kawasan Industri Menuai Berkah Pelemahan Rupiah

Kinerja emiten properti kawasan industri dinilai masih prospektif di era suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah.

Emiten Ramai-Ramai Menambah Modal Lewat Private Placement
| Kamis, 18 Juni 2026 | 09:22 WIB

Emiten Ramai-Ramai Menambah Modal Lewat Private Placement

Sejumlah emiten menggelar aksi penambahan modal lewat private placement. Dana hasil aksi korporasi ini mayoritas untuk pengembangan usaha emiten.

INDEKS BERITA