Emiten Sawit Menadah Berkah Pemberlakuan Program B50 Juli Mendatang

Jumat, 10 April 2026 | 14:30 WIB
Emiten Sawit Menadah Berkah Pemberlakuan Program B50 Juli Mendatang
[ILUSTRASI. Mentan: Implementasi B50 Catatan Sejarah Kemandirian Energi Nasional (Dok/Kementerian Pertanian)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Implementasi kebijakan program biodiesel 50% (B50) yang digadang akan dilakukan pada Juli mendatang menyimpan berkah untuk emiten sawit tanah air.

Menteri Energi dan Sumber Daua Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru-baru ini menyampaikan bahwa tahap uji coba B50 hampir rampung dan siap diimplementasikan sesuai dengan rencana.

"Uji coba masih terus berjalan pada berbagai peralatan seperti alat berat, kapal, kereta api, dan truk. Hasilnya cukup baik. Mulai 1 Juli, B50 akan diterapkan," paparnya sebagaimana dikutip dari pemberitaan KONTAN, Kamis (9/4).

Program B50 ini merupakan campuran 50% bahan bakar nabati yang berasal dari sawit atau CPO dengan 50% solar. Kebijakan ini konon mampu menghemat subsidi hingga Rp 48 triliun serta menekan impor BBM hingga 4 juta kiloliter per tahun.

Baca Juga: Antisipasi Dampak B50

Selain misi mulia tersebut, program B50 juga diharapkan bisa meningkatkan ketahanan energi nasional terhadap gemuruh harga energi global saat ini.

Para analis menyebut bahwa emiten sawit bersiap menadah berkah atas pemberlakuan B50 ini. Head of Research Korea Investment Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi bahkan mengatakan dampak implementasi program ini akan masif bagi kinerja emiten sawit.

Program ini diproyeksikan menyerap jutaan ton tambahan crude palm oil (CPO) per tahun, memangkas drastis ketersediaan pasokan untuk ekspor serta mengetatkan suplai CPO secara global yang berujung pada lonjakan harga.

"Pertumbuhan emiten sawit akan positif. Pendapatan bisa tumbuh stabil berkat kepastian kuota serapan domestik. Margin laba akan melebar karena kenaikan Harga Jual Rata-Rata (ASP) CPO yang mengkompensasi penurunan volume ekspor," ucap Wafi kepada Kontan, Kamis (9/4).

Senior Investment Analyst MIirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta juga mengindahkan pengamatan tersebut bahwa implementasi kebijakan B50 bakal menjadi katalis positif bagi peningkatan konsumsi domestik biodiesel.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Bursa Karbon Jadi Katalis Baru Emiten Energi Hijau, PGEO dan BREN Paling Berpeluang
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Bursa Karbon Jadi Katalis Baru Emiten Energi Hijau, PGEO dan BREN Paling Berpeluang

Analis mengingatkan perlu berhati-hati agar tidak menganggap seluruh nilai ekonomi dari bursa karbon akan otomatis masuk ke kantong emiten EBT.

JGLE Dilirik Pasar, Volume dan Harga Melejit di Tengah Rencana Rights Issue Rp 414 M
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:00 WIB

JGLE Dilirik Pasar, Volume dan Harga Melejit di Tengah Rencana Rights Issue Rp 414 M

Pasar sedang berspekulasi tinggi terhadap JGLE seiring dengan adanya rencana rights issue sambil mengejar tren harga saham yang terbaca uptrend.

Emiten Emas Topang IHSG, BRMS Jadi Pilihan Agresif di Kuartal III-2026?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Emiten Emas Topang IHSG, BRMS Jadi Pilihan Agresif di Kuartal III-2026?

Menurut analis, BRMS menarik karena ada kombinasi antara harga emas yang tinggi dan potensi peningkatan produksi emas di Poboya secara bertahap.

Harga Timah Diprediksi Normalisasi 2027, Waspadai Peak Earnings TINS di 2026
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Harga Timah Diprediksi Normalisasi 2027, Waspadai Peak Earnings TINS di 2026

Dalam laporannya, Stockbit menyebutkan konsensus Bloomberg memproyeksikan harga timah pada 2027 berada di US$ 44.750 per ton.

BEI Hapus Batas Harga Minimum Rp 50, Apa yang Bakal Terjadi dengan GOTO?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:00 WIB

BEI Hapus Batas Harga Minimum Rp 50, Apa yang Bakal Terjadi dengan GOTO?

Mengingat jumlah pemegang saham GOTO mencapai lebih dari 456 ribu, risiko panic selling begitu nyata ketika batas psikologis Rp 50 hilang.

Harga Saham Tertekan Jadi Alasan BBCA Lebih Sering Bagikan Dividen?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Harga Saham Tertekan Jadi Alasan BBCA Lebih Sering Bagikan Dividen?

Peningkatan frekuensi dividen BBCA cukup efektif dalam menjaga minat investor, khususnya investor yang mengutamakan pendapatan tunai dari saham.

Fenomena Girl Math, Siasat Agar Dompet Selamat
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Fenomena Girl Math, Siasat Agar Dompet Selamat

Di balik humor girl math di media sosial, pembenaran atas belanja impulsif ternyata bisa berdampak panjang. Simak ulasannya!

SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:00 WIB

SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?

Sukuk Ritel seri SR025 menawarkan jaminan negara dan imbalan rutin di tengah ketidakpastian pasar. Simak pertimbangan sebelum berinvestasi!

Lautan Luas Mengisi Pundi-Pundi dari Bisnis Solusi Air
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:34 WIB

Lautan Luas Mengisi Pundi-Pundi dari Bisnis Solusi Air

Di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan air yang berkelanjutan, PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menawarkan solusi pengola

Berebut Pelanggan di Taksi Segmen Menengah
| Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Berebut Pelanggan di Taksi Segmen Menengah

Persaingan bisnis taksi di layanan segmen menengah kini semakin masif. Siuapa yang dibidik dan seperti apa pasarnya? 

 
INDEKS BERITA

Terpopuler