Astra Dihimpit Suku Bunga dan Gempuran EV China, Masih Layak Jadi Saham Defensif?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Status PT Astra International Tbk (ASII) sebagai salah satu saham defensif domestik kembali menghadapi ujian baru. Di tengah pelemahan sektor otomotif nasional, langkah agresif Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan berpotensi menambah tekanan terhadap permintaan kendaraan dan pembiayaan konsumen dalam beberapa kuartal ke depan.
Apalagi situasinya datang pada waktu yang kurang ideal. Penjualan otomotif nasional belum sepenuhnya pulih, daya beli masyarakat masih moderat, sementara persaingan dari merek kendaraan listrik (EV) asal China semakin agresif menggerus dominasi pemain lama.
