Fitch Pangkas Lagi Peringkat Rusia, Penyebabnya Aturan Baru Pelunasan Utang

Rabu, 09 Maret 2022 | 11:05 WIB
Fitch Pangkas Lagi Peringkat Rusia, Penyebabnya Aturan Baru Pelunasan Utang
[ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dokumen di Moskow, Rusia, Senin (22/2/2022). Sputnik/Alexey Nikolsky/Kremlin via REUTERS]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID. Fitch pada Selasa (8/3) memangkas peringkat utang negara Rusia hingga enam tingkat lagi menjadi 'C' dari 'B.' Fitch mengatakan utang negara Rusia akan segera terjerumus ke status default. Kemampuan Rusia untuk melunasi utang disebut Fitch akan terganggu seiring dengan sanksi dan pembatasan perdagangan yang dialaminya.

Pasar keuangan negara terlempar ke dalam kekacauan oleh sanksi Barat setelah negeri itu menginvasi Ukraina. Kemampuan Rusia melunasi utang semakin dipertanyakan.

Perusahaan pemeringkat menunjuk pada Keputusan Presiden, yang berpotensi memaksa redenominasi pembayaran utang negara dalam mata uang asing ke mata uang lokal untuk kreditur di negara-negara tertentu.

Baca Juga: Jelang Kenaikan Bunga Fed, S&P Mengafirmasi Peringkat Utang AS

"Peningkatan lebih lanjut sanksi dan proposal yang dapat membatasi perdagangan energi meningkatkan kemungkinan respon kebijakan oleh Rusia yang mencakup setidaknya tidak membayar secara selektif kewajiban utang negaranya," kata lembaga pemeringkat dalam sebuah pernyataan.

Pada 16 Maret, Rusia akan melunasi kupon dari dua obligasi senilai US$107 juta. Pelunasan itu memiliki masa tenggang 30 hari untuk melakukan pembayaran.

Peringkat 'C' dalam penilaian Fitch hanya satu langkah di atas default, sehingga sejalan dengan skor setara 'Ca' Moody saat ini.

Perubahan itu terjadi kurang dari seminggu setelah Fitch mencabut status layak investasi Rusia, memangkas peringkatnya menjadi "B" dari "BBB". Peers Moody's dan S&P juga telah menurunkan peringkat negara mereka.

Bagikan

Berita Terbaru

S&P DJI Ikut Sorot Pasar Saham Indonesia, Ancaman Turun Kelas Terbuka Lagi?
| Rabu, 08 Juli 2026 | 20:54 WIB

S&P DJI Ikut Sorot Pasar Saham Indonesia, Ancaman Turun Kelas Terbuka Lagi?

S&P DJI, penyedia indeks global ini, memasukkan Indonesia ke dalam daftar pasar yang berpotensi direklasifikasi ke frontier market.

Monetisasi PIK 2 Jadi Mesin Baru, Prospek PANI Dinilai Masih Panjang
| Rabu, 08 Juli 2026 | 11:00 WIB

Monetisasi PIK 2 Jadi Mesin Baru, Prospek PANI Dinilai Masih Panjang

Price to book value (PBV) PANI berada di 3,98 kali. Sementara emiten sejenisnya justru berada di bawah level satu kali.

KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Beban Bulanan Lebih Ringan tapi Cicilan Seumur Hidup
| Rabu, 08 Juli 2026 | 10:31 WIB

KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Beban Bulanan Lebih Ringan tapi Cicilan Seumur Hidup

Skema perbankan harus lebih fleksibel, termasuk tidak mengenakan penalti bagi debitur yang ingin melunasi kredit lebih awal.

BI Naikkan Bunga untuk Pemerintah di Atas BI Rate
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:40 WIB

BI Naikkan Bunga untuk Pemerintah di Atas BI Rate

Upaya ini dilakukan BI dalam rangka mengompensasi kenaikan beban bunga pemerintah akibat meningkatnya imbal hasil surat berharga negara (SBN)

Cadangan Devisa Naik, Meski Sementara
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:15 WIB

Cadangan Devisa Naik, Meski Sementara

Bank Indonesia (BI) mengumumkan, cadangan devisa per akhir Juni 2026 mencapai US$ 145,6 miliar      

Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:00 WIB

Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan

Manajemen OASA aktif melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pendirian entitas anak baru hingga peningkatan kepemilikan saham anak usaha.

Kualitas Fiskal Indonesia Masih Belum Aman
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:00 WIB

Kualitas Fiskal Indonesia Masih Belum Aman

Defisit anggaran dan keseimbangan primer 2026 diperkirakan lebih lebar dari target APBN             

Rencana CNG Merah Putih Gantikan Gas Melon Jadi Sentimen Positif Saham PGAS dan CGAS
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:55 WIB

Rencana CNG Merah Putih Gantikan Gas Melon Jadi Sentimen Positif Saham PGAS dan CGAS

Dibutuhkan konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan serta menyediakan peta jalan jangka panjang.

Putusan MSCI Memicu Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (8/7)
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:19 WIB

Putusan MSCI Memicu Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (8/7)

Asing terus net sell akibat pembekuan saham Indonesia dalam MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI) pada MSCI Index Review Agustus 2026.

Harga Saham KRAS Menguat di Tengah Agenda Restrukturisasi , Simak Prospeknya
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:18 WIB

Harga Saham KRAS Menguat di Tengah Agenda Restrukturisasi , Simak Prospeknya

KRAS masih harus membuktikan divestasi anak usaha benar-benar mampu menghasilkan perbaikan kinerja operasional yang berkelanjutan.

INDEKS BERITA

Terpopuler