Gandeng Huawei Bangun Data Center, Saham Aesler Grup (RONY) Terbang Hampir 100 Persen

Selasa, 21 Desember 2021 | 11:40 WIB
Gandeng Huawei Bangun Data Center, Saham Aesler Grup (RONY) Terbang Hampir 100 Persen
[ILUSTRASI. Desain karya PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY). Aesler Grup Internasional meneken kesepakatan dengan Huawei Digital Power untuk membangun data center di Batam, Kepulauan Riau. DOK/RONY ]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi korporasi yang digelar PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) sukses mendongkrak pergerakan harga saham emiten tersebut. Dalam tiga hari terakhir, harga saham RONY terbang hampir 100 persen.

RONY menggandeng Huawei Digital Power untuk membangun pusat data dengan total kapasitas 88 MegaWatt MegaDevelopment. 

Aesler Data Center akan dibangun dalam rangkaian rantai data center EcoGreen-Interconnected di seluruh Indonesia yang disebut AESLER-GREENIX.

Merujuk keterbukaan informasi yang dirilis hari ini, Selasa (21/12) Aesler Grup Internasional sudah meneken kesepakatan dengan Huawei Digital Power pada Senin, 13 Desember 2021. 

Baca Juga: Lewat Mahaka Media (ABBA), Erick Thohir Borong 299,92 Juta Saham MARI Sepanjang 2021

Menurut Jang Rony Juwono, Direktur Utama PT Aesler Grup Internasional Tbk, AESLER-GREENIX Mark 1 akan menjadi salah satu Rantai Data Center hijau pertama di Indonesia yang terdiri dari 16 MW, 2500 rak. Efisiensi penggunaan daya sebesar 1.4 yang memenuhi Persyaratan Green Data Center.

Mark 1 AESLER-GREENIX akan didirikan di jantung kota Batam, 45 menit dari Singapura untuk menjadi jembatan digital untuk perdagangan digital Internasional untuk Indonesia.

Sementara Mark 2 akan dibangun dalam ukuran 16 MegaWatt dan Mark 3 pada ukuran 56 MegaWatt.

 

 

Meski kesepakatan antara RONY dan Huawei Digital Power sudah diteken sejak Senin, 13 Desember 2021, informasi resminya baru dirilis secara resmi kepada publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa, 21 Desember 2021.

Sementara itu, harga saham RONY sudah mulai terbang sejak Jumat, 17 Desember 2021. Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Selasa (21/12) saham RONY mengalami ARA, alias mentok di batas atas auto rejection di Rp 515 per saham. Dus, jika dihitung sejak Jumat pekan lalu, harga saham RONY sudah melambung 95,08 persen.

Bagikan

Berita Terbaru

Profil Swayasa Prakarsa (SWAP), Perusahaan Riset UGM yang Bakal Melantai di BEI
| Senin, 24 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Profil Swayasa Prakarsa (SWAP), Perusahaan Riset UGM yang Bakal Melantai di BEI

PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) masih mengalami kerugian meskipun nilainya menyusut, diiringi pendapatan yang tumbuh positif.

Industri Semen Mulai Pulih, Begini Prospek Saham INTP dan SMGR di Semester II-2026
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Industri Semen Mulai Pulih, Begini Prospek Saham INTP dan SMGR di Semester II-2026

Perbaikan kinerja emiten semen berlangsung di tengah kondisi kelebihan pasokan yang masih menghantui.

Cari Tambahan Modal Baru, Emiten Siap Menggelar Rights Issue
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Cari Tambahan Modal Baru, Emiten Siap Menggelar Rights Issue

Saat ini ada beberapa emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berencana menggelar aksi korporasi rights issue.

Hari Kejepit di Awal Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (24/8)
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hari Kejepit di Awal Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (24/8)

Investor tetap perlu memperhatikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta perkembangan sentimen eksternal. 

Ada Pasar Bullion IBMA, Prospek Emiten Emas Cerah
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Ada Pasar Bullion IBMA, Prospek Emiten Emas Cerah

Kehadiran IBMA bisa meningkatkan permintaan emas karena akses masyarakat dam institusi terhadap logam mulia ini semakin luas.

ESG Chandra Asri (TPIA): Peluang Energi Bersih dalam Manuver Diversifikasi
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:18 WIB

ESG Chandra Asri (TPIA): Peluang Energi Bersih dalam Manuver Diversifikasi

Transformasi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) disertai dengan berbagai aksi korporasi si di tengah diversifikasi. 

Melepas Beban Saham Gocapan
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Melepas Beban Saham Gocapan

Perubahan aturan harga minimal saham Rp 1 bisa jadi pintu keluar investor. Terutama bagi investor yang dananya nyangkut di saham-saham gocapan.

Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Tancap Gas Lewat Omnichannel
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Tancap Gas Lewat Omnichannel

Strategi lain yang dilakukan ASLC adalah mendorong ekosistem transaksi mobil bekas dengan memperkuat penjualan omnichannel.

Saham INET Kembali Terbang, Sekadar Euforia atau Ada Perubahan Fundamental?
| Senin, 24 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Saham INET Kembali Terbang, Sekadar Euforia atau Ada Perubahan Fundamental?

Di harga INET saat ini, investor juga membeli ekspektasi keberhasilan ekspansi FTTH, data center, submarine cable, dan infrastruktur digital. 

RAPBN 2027 dan Kepercayaan Wajib Pajak
| Senin, 24 Agustus 2026 | 07:05 WIB

RAPBN 2027 dan Kepercayaan Wajib Pajak

Kepatuhan pajak ditentukan oleh adanya kepercayaan serta kekuasaan dari otoritas perpajakan dalam menegakkan aturan.​

INDEKS BERITA