Gaya Hidup & Investasi

Sabtu, 07 Januari 2023 | 08:00 WIB
Gaya Hidup & Investasi
[ILUSTRASI. ]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Amanda Manopo tersenyum girang saat mampu memainkan lato-lato yang diunggah dalam instragram story-nya, di awal tahun 2023 ini.

Tak hanya tertuju pada aksi permainan lato-lato pemeran Andin dalam sinetron Ikatan Cinta ini, awak media pun mengulas jam tangan Rolex yang dikenakan pemilik nama lengkap Amanda Gabriella Manopo Lugue tersebut.

Ditaksir, nilai Rolex yang dikenakan Amanda berkisar Rp 323 juta. Bagi aktris sukses kelahiran 6 Desember 1999 ini, tentu bukan perkara sulit mendapatkan barang mewah tersebut.

Di lain kesempatan, pemandangan Nagita Slavina kedapatan sedang menjinjing tas Louis Vuitton miliknya seharga ratusan juta rupiah, juga dapat kita saksikan.

Memiliki barang mewah sebagai fesyen tentu menyenangkan bagi kebanyakan orang. Menjadi pusat perhatian, tentu lain rasanya.

Belum cukup sampai di situ. Jika barang mewah bisa memberikan keuntungan dari sisi kenaikan harga, kebahagiaan sang pemilik barang tentu kian berlipat.

Ambil contoh jam tangan Rolex. Rata-rata harga jam tangan asal Swiss tersebut tahun 2011 silam dipasarkan senilai US$ 5.000. Namun hingga Februari 2022 lalu, harganya sudah naik hampir 3 kali lipat menjadi US$ 13.000.

Bahkan sejumlah koleksi Rolex semisal Daytona, memberikan kenaikan nilai investasi yang mencengangkan.

Rolex Daytona pada kuartal I-2017 lalu diperdagangkan direntang harga US$ 15.000-US$ 16.000. Lima tahun berselang, harganya sudah menembus angka US$ 50.000, naik 212,50%-233,33%.

Salah satu alasan kenaikan harga Rolex yang cepat di tengah beberapa tahun terakhir adalah karena pasokan yang terbatas, dengan angka produksi 800.000 unit jam tangan saban tahun.

Permintaan yang jauh melebihi jumlah produksi ini, mengakibatkan pasar sekunder alias second hand Rolex demikian kuat. Imbasnya, pembeli maupun kolektor Rolex bisa memperoleh keuntungan.

Hal serupa tidak jauh berbeda dengan tas produk ternama. Alhasil membeli dan mengoleksi barang-barang dari merek terkenal, tidak selalu identik dengan cap bermewah-mewah dan pemborosan.

Bagi produsen barang mewah, cuan pun tidak hentinya mengalir.

Bernard Arnault, taipan Prancis pemilik perusahaan produk mewah dunia LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton, kini menjadi orang terkaya di dunia, menggeser Ellon Musk pada Desember 2022 lalu, dengan kekayaan US$ 190,4 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas
| Senin, 06 April 2026 | 07:23 WIB

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas

Selesainya program peningkatan transparansi, integritas dan kredibilitas informasi kepemilikan saham dalam waktu cukup singkat hanya dua bulan. 

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar
| Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar

Lonjakan harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar ru[iah diperkirakan akan mengerek biaya impo 

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bersamaan minggatnya asing, kurs rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) mencapai Rp 17.015 per dolar AS. Paling buruk sepanjang sejarah. 

Bisnis Obat Resep Melesat, Laba Kalbe Farma Semakin Sehat
| Senin, 06 April 2026 | 06:43 WIB

Bisnis Obat Resep Melesat, Laba Kalbe Farma Semakin Sehat

Segmen bisnis obat resep berkontribusi ke pendapatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) pada 2025. Segmen ini tumbuh 11,00% yoy jadi Rp 10,24 triliun. ​

Pemerintah Klaim Stok Pangan Berlimpah
| Senin, 06 April 2026 | 06:40 WIB

Pemerintah Klaim Stok Pangan Berlimpah

Risiko terbesarnya adalah gagal panen yang berujung pada kerugian petani akibat biaya produksi tidak kembali dan turunnya pendapatan

Ramai-Ramai Bangun Rusun Bersubsidi
| Senin, 06 April 2026 | 06:37 WIB

Ramai-Ramai Bangun Rusun Bersubsidi

Pemerintah akan menerbitkan aturan rusun bersubsidi sehingga bisa mempercepat pembangunan dan mengejar target 3 juta rumah

Laba Emiten Properti Terhantam Daya Beli
| Senin, 06 April 2026 | 06:36 WIB

Laba Emiten Properti Terhantam Daya Beli

Emiten properti masih menemukan tantangan di 2026 akibat kondisi geopolitik. Ini memicu ketidakpastian ekonomi, yang bisa menurunkan daya beli.​

Pertamina Gandeng US Grains Garap Bioetanol
| Senin, 06 April 2026 | 06:32 WIB

Pertamina Gandeng US Grains Garap Bioetanol

USGBC merupakan organisasi nirlaba internasional yang mewakili produsen dan pemangku kepentingan industri biji-bijian

Saham Emiten Rumahsakit Diprediksi Cuan di 2026, Ini Pendorong Utamanya
| Senin, 06 April 2026 | 06:30 WIB

Saham Emiten Rumahsakit Diprediksi Cuan di 2026, Ini Pendorong Utamanya

Beban depresiasi, rupiah lemah, dan tarif BPJS tipis bisa menekan profit. Pahami risiko sebelum berinvestasi di saham RS

WIKA Masih Bukukan Rugi Jumbo Rp 9,7 Triliun
| Senin, 06 April 2026 | 06:29 WIB

WIKA Masih Bukukan Rugi Jumbo Rp 9,7 Triliun

WIKA mengantongi kontrak baru Rp 17,46 triliun, yang mendongkrak total kontrak berjalan (order book) hingga menyentuh angka Rp 50,52 triliun

INDEKS BERITA

Terpopuler