Berita

Gazprom Rusia dan China Sepakat Alihkan Pembayaran Gas dari Dollar ke Yuan dan Rubel

Selasa, 06 September 2022 | 19:22 WIB
Gazprom Rusia dan China Sepakat Alihkan Pembayaran Gas dari Dollar ke Yuan dan Rubel

ILUSTRASI. Gazprom telah menandatangani perjanjian untuk mulai mengalihkan pembayaran gas ke China dalam yuan dan rubel. REUTERS/Maxim?Shemetov/File Photo/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - Rusia serius dengan rencananya untuk mengesampingkan dollar Amerika Serikat (AS). Perusahaan energi negara itu yakni Gazprom, mengaku telah menandatangani perjanjian untuk mulai mengalihkan pembayaran pasokan gas ke China dalam yuan dan rubel.

CEO Gazprom Alexei Miller mengatakan diizinkannya pembayaran dalam rubel Rusia dan yuan China akan saling menguntungkan bagi Gazprom maupun China National Petroleum Corporation milik Negara China. "Ini akan menyederhanakan perhitungan, menjadi contoh yang sangat baik bagi perusahaan lain dan memberikan dorongan tambahan bagi perkembangan ekonomi kita," kata dia.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru
IHSG
7.339,64
0.13%
-9,39
LQ45
1.002,51
0.59%
-5,90
USD/IDR
15.658
-0,50
EMAS
1.133.000
0,18%