Defisit RAPBN 2027 Dipangkas, Investor Tetap Soroti Kualitas Fiskal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target defisit yang lebih rendah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menjadi sinyal positif yang berpotensi memperkuat prospek pasar saham domestik. Defisit anggaran dipatok Rp 671,2 triliun atau 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Angka ini turun cukup signifikan dibandingkan outlook defisit tahun 2026 yang diperkirakan mencapai Rp 734,3 triliun atau 2,85% terhadap PDB. Head of Indonesia Equity Research JP Morgan Indonesia, Benny Kurniawan menilai, penurunan defisit disambut positif oleh pelaku pasar. Namun ia mengingatkan, investor biasanya tidak hanya melihat angka defisit secara sepintas, melainkan menelusuri lebih dalam faktor pendorong di baliknya.
