Wow, Juli 2019 Impor Batubara China Naik Hampir 20%

Kamis, 08 Agustus 2019 | 11:07 WIB
Wow, Juli 2019 Impor Batubara China Naik Hampir 20%
[]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Hari ini, Kamis (8/8) waktu setempat, China telah mengumumkan data terbaru perdagangan luar negerinya untuk periode per Juli 2019.

Hasilnya, impor batubara China pada Juli 2019 melonjak signifikan, hingga hampir 20% dibanding Juni 2019.

Dikutip dari Reuters, Kantor Bea Cukai China melansir, di bulan Juli 2019 saja China mengimpor batubara sebanyak 32,51 juta ton.

Ini merupakan rekor tertinggi impor batubara bulanan China sejak Januari 2019.

Nah, penelusuran KONTAN berdasar data historis impor China, pada Juni 2019 China mengimpor batubara sekitar 27,10 juta ton.

Sebagai perbandingan, pada Juli 2018 impor batubara China sekitar 29,01 juta ton.

Artinya, secara year-on-year (yoy) ada kenaikan sebesar 12,08%.

Periode Januari-Juni juga melonjak

Sepanjang tahun ini, untuk periode Januari 2019 hingga Juni 2019 impor batubara China juga mengalami kenaikan.

Untuk komoditas batubara China mencatatkan kenaikan impor sebanyak 6,74% yoy.

Impor batubara China pada periode Januari 2019 hingga Juli 2019 mencapai 187 juta ton.

Pada periode yang sama tahun lalu, negeri tirai bambu itu mengimpor batubara sebanyak 175,195 juta ton.

Artinya, dalam tujuh bulan pertama 2019, impor batubara China mengalami kenaikan sekitar 11,81 juta ton.

Bagikan

Berita Terbaru

JP Morgan dan Dimensional Fund Ambil Untung dari Saham BRMS, Prospek Masih Menarik
| Jumat, 13 Maret 2026 | 08:55 WIB

JP Morgan dan Dimensional Fund Ambil Untung dari Saham BRMS, Prospek Masih Menarik

Saham BRMS sudah tergolong premium, namun tetap di harga wajar jika memperhitungkan ekspektasi kenaikan produksi dari pabrik barunya di Palu.

Nasib Saham EMAS: Setelah Rugi Besar, Akankah Bangkit di 2026?
| Jumat, 13 Maret 2026 | 07:09 WIB

Nasib Saham EMAS: Setelah Rugi Besar, Akankah Bangkit di 2026?

Pendapatan EMAS anjlok 92% di 2025, rugi bersih melonjak 116%. Namun, Tambang Pani beroperasi 2026. Analis melihat potensi membaiknya kinerja

Permintaan Tumbuh, Prospek Emiten Susu Masih Manis
| Jumat, 13 Maret 2026 | 07:07 WIB

Permintaan Tumbuh, Prospek Emiten Susu Masih Manis

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mengantongi kinerja positif sepanjang tahun 2025

Risiko Outflow Asing Mengintai, Saham Blue Chip Ini Bisa Dicermati
| Jumat, 13 Maret 2026 | 07:05 WIB

Risiko Outflow Asing Mengintai, Saham Blue Chip Ini Bisa Dicermati

Saat asing jual besar-besaran, saham BMRI, UNTR, TLKM malah diakumulasi. Apa rahasia di balik strategi investor institusi global ini?

Sebanyak 27 Pemda  Ajukan Pinjaman ke PT SMI
| Jumat, 13 Maret 2026 | 06:11 WIB

Sebanyak 27 Pemda Ajukan Pinjaman ke PT SMI

Ada sekitar 26 hingga 27 pemda yang telah mengajukan pinjaman pembiayaan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)

Menakar Opsi Pelebaran Defisit Anggaran
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:58 WIB

Menakar Opsi Pelebaran Defisit Anggaran

Kebijakan apapun yang bakal ditempuh pemerintah dinilai akan tetap menekan perekonomian             

Proyek WtE Ditargetkan Mulai Beroperasi 2028
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:49 WIB

Proyek WtE Ditargetkan Mulai Beroperasi 2028

Pemerintah juga sudah menyiapkan tahap kedua yang mencakup 14 lokasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) baru.

Setelah Arab Saudi, RI Bidik Ekspor Beras ke Asean
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:46 WIB

Setelah Arab Saudi, RI Bidik Ekspor Beras ke Asean

Mengenai jadwal pelaksanaan ekspor ke negara-negara tersebut, Sudaryono menyebut, saat ini pemerintah masih melakukan pembahasan intensif.

Izin Alih Fungsi Sawah Ditarik Pusat
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:42 WIB

Izin Alih Fungsi Sawah Ditarik Pusat

Regulasi ini disiapkan untuk mempercepat perlindungan lahan sawah berkelanjutan atau sawah abadi, sekaligus menahan laju konversi lahan pertanian.

Danantara Ditargetkan Menyetor Rp 800 Triliun
| Jumat, 13 Maret 2026 | 05:39 WIB

Danantara Ditargetkan Menyetor Rp 800 Triliun

Presiden Prabowo Subianto meminta BPI Danantara mencetak return on asset minimal 10% per tahun untuk negara

INDEKS BERITA

Terpopuler