Hong Kong To Sell Up To $ 2,55 Billion Retail Green Bond This Month

Minggu, 10 April 2022 | 15:10 WIB
Hong Kong To Sell Up To $ 2,55 Billion Retail Green Bond This Month
[ILUSTRASI. A pedestrian walks past a stock market display board showing the losses at Hang Seng Index results in Hong Kong. (Photo by Budrul Chukrut / SOPA Images)]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - HONG KONG, April 10 (Reuters) - Hong Kong will re-launch its inaugural retail green bond this month as the coronavirus pandemic eases to raise as much as HK$20 billion ($2.55 billion), the city's financial chief said on Sunday.

The Asian financial hub last month delayed a sale worth HK$6 billion because of the rapid spread of COVID-19.

The three-year green bond issue, which includes a quota from the new financial year that started in April, will be worth HK$15 billion, and it can be increased to up to HK$20 billion upon over-subscription, Financial Secretary Paul Chan said in a blog post.

The bond will have a rate of 2.5%, up from 2% for the planned sale in March, he added, and will be open for subscription by the end of this month.

Hong Kong has stepped up efforts in recent years to become a leader in environmental and social governance, including the creation of working groups with government officials and global firms to develop a talent pool.

But its ambition to become a hub for green and sustainable business has been under threat from its tough border controls against COVID, which make it harder for financial institutions to attract specialist staff.

Baca Juga: Russia Says Coal Earmarked for Europe Can Be Redirected to Other Markets

Bagikan

Berita Terbaru

Relaksasi DHE SDA atas Transaksi Eksportir dengan Empat Negara
| Jumat, 24 Juli 2026 | 05:20 WIB

Relaksasi DHE SDA atas Transaksi Eksportir dengan Empat Negara

Pemerintah memberi keringanan aturan DHE SDA bagi transaksi dengan empat negara mitra               

TNI-Polri Terlibat Program MBG
| Jumat, 24 Juli 2026 | 05:20 WIB

TNI-Polri Terlibat Program MBG

Keterlibatan TNI-Polri di program makan bergizi gratis (MBG) memantik pertanyaan soal kapasitas lembaga sipil.

Tambahan Spektrum Frekuensi Bikin Prospek Emiten Telekomunikasi Semakin Seksi
| Jumat, 24 Juli 2026 | 05:19 WIB

Tambahan Spektrum Frekuensi Bikin Prospek Emiten Telekomunikasi Semakin Seksi

Tambahan spektrum frekuensi jadi katalis positif emiten telekomunikasi. Ini berpotensi meningkatkan kualitas jaringan dan kapasitas layanan data.

Revisi Aturan Pekerja Alih Daya Picu Polemik Baru
| Jumat, 24 Juli 2026 | 05:10 WIB

Revisi Aturan Pekerja Alih Daya Picu Polemik Baru

Apindo mempertanyakan aturan khusus pekerja alih daya atau outsourcing di lingkungan BUMN dan pertambangan

Kendati Permodalan Perbankan Turun, Ruang Ekspansi Kredit Tetap Besar
| Jumat, 24 Juli 2026 | 05:00 WIB

Kendati Permodalan Perbankan Turun, Ruang Ekspansi Kredit Tetap Besar

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan CAR perbankan berada di 23,74% per Mei 2026.                

Turun 2 Hari, Intip Prediksi Arah IHSG Menjelang Akhir Pekan, Jumat (24/7)
| Jumat, 24 Juli 2026 | 04:50 WIB

Turun 2 Hari, Intip Prediksi Arah IHSG Menjelang Akhir Pekan, Jumat (24/7)

IHSG masih tercatat naik 3,39% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG mencatat penurunan 26,96%.​

Danantara Rampingkan Perusahaan Keuangan BUMN
| Jumat, 24 Juli 2026 | 04:50 WIB

Danantara Rampingkan Perusahaan Keuangan BUMN

Program streamlining dilakukan Danantara guna meningkatkan daya saing, sekaligus meningkatkan tata kelola.

Jepang dan Proyek LNG di Indonesia
| Jumat, 24 Juli 2026 | 04:33 WIB

Jepang dan Proyek LNG di Indonesia

Blok Masela pada akhirnya menjadi ujian bagi kemampuan Indonesia untuk menegosiasikan posisinya dalam lanskap energi global.

Pasar Obligasi Menarik Seiring Yield Naik, FR dan PBS Jadi Pilihan yang Bisa Dilirik
| Kamis, 23 Juli 2026 | 09:12 WIB

Pasar Obligasi Menarik Seiring Yield Naik, FR dan PBS Jadi Pilihan yang Bisa Dilirik

Minimum pembelian obligasi FR dan FR Syariah di pasar retail relatif terjangkau, mulai dari Rp 1 juta per unit.

Investor Obligasi Semakin Selektif
| Kamis, 23 Juli 2026 | 08:54 WIB

Investor Obligasi Semakin Selektif

Pasar obligasi korporasi diperkirakan tetap bergairah pada semester kedua tahun ini karena kebutuhan refinancing emiten masih besar.

INDEKS BERITA