IHSG Hijau, Ini 10 Saham yang Terkulai Lemah, Senin (2/12)

Selasa, 03 Desember 2019 | 07:42 WIB
IHSG Hijau, Ini 10 Saham yang Terkulai Lemah, Senin (2/12)
[ILUSTRASI. Penumpang bus Transjkarta melintasi layar pergerakan saham di jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (27/11/2019). Senin (2/12), IHSG melompat 1,97% ke level 6.130,06. Hanya saja sejak awal tahun, IHSG masih minus 1,04%.]
Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mengawali bulan Desember 2019, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif. Senin (2/12), IHSG melompat 1,97% ke level 6.130,06.

Hanya saja sejak awal tahun, IHSG masih minus 1,04%.

Baca Juga: IHSG Terbang, 10 Saham Ini Ikut Melayang, Senin (2/12)

Meski IHSG naik, beberapa saham harganya malah terperosok dan masuk daftar saham top losers.

Urutan teratas saham YULE yang melemah 19,35% menjadi Rp 150 per saham, kemarin.

Diikuti saham DART yang pergerakan sahamnya beda arah dengan IHSG. Senin (2/12), harga saham DART turun 17,58% ke level Rp 272 per saham.

Baca Juga: Berkontribusi 38% terhadap pergerakan IHSG, berikut rekomendasi saham perbankan

Berikut 10 saham yang menjadi top losers saat IHSG menguat di perdagangan Senin (2/12):

 

10 Saham Top Losers, Senin (2 Desember 2019)
kode Harga (Rp) Perubahan (%) PER EPS PBV
YULE 150 -19,35 30 5 0,68
DART 272 -17,58 -18,13 -15 0,24
OASA 330 -17,5 82,5 4 2,41
TRIS 222 -17,16 37 6 0,63
DEAL 302 -16,11 151 2 2,67
TDPM 192 -15,04 8,73 22 0,95
EMDE 204 -11,3 102 2 0,84
TRIM 136 -9,33 15,11 9 1,15
MINA 800 -9,09 800 1 28,57
CNTX 374 -8,78 -0,74 -506 -1,16

Sumber: RTI

Bagikan

Berita Terbaru

Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata AS-Iran, Ini Saham Migas yang Layak Dicermati
| Selasa, 21 April 2026 | 15:50 WIB

Jelang Berakhirnya Gencatan Senjata AS-Iran, Ini Saham Migas yang Layak Dicermati

Berakhirnya gencatan senjata antara AS dan Iran pada 22 April 2026 berpotensi menjadi game changer arah sektoral di pasar saham.

Asing Kabur Terus dari Pasar Saham, Mampukah Likuiditas Domestik Menyelamatkan IHSG?
| Selasa, 21 April 2026 | 09:35 WIB

Asing Kabur Terus dari Pasar Saham, Mampukah Likuiditas Domestik Menyelamatkan IHSG?

IHSG Belum berpijak pada fondasi yang kokoh, melainkan masih rentan karena sekadar bergantung pada perputaran likuiditas yang tersisa.

Menyelisik Jejak Pengendali Baru BIKE, Dimiliki Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat
| Selasa, 21 April 2026 | 08:31 WIB

Menyelisik Jejak Pengendali Baru BIKE, Dimiliki Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat

Pemegang saham mayoritas PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) punya track record buruk di saham MENN.

Pendapatan Turun dan Rugi Bengkak Rp 5,4 T, Anak Usaha ADHI Kini Hadapi Gugatan PKPU!
| Selasa, 21 April 2026 | 08:05 WIB

Pendapatan Turun dan Rugi Bengkak Rp 5,4 T, Anak Usaha ADHI Kini Hadapi Gugatan PKPU!

Jerat PKPU yang membelit anak usaha ADHI merupakan manifestasi dari tekanan likuiditas sistemik yang menghantui BUMN Karya.

Indointernet (EDGE) Go Private, Pengendali Tawarkan Tender Sukarela
| Selasa, 21 April 2026 | 07:43 WIB

Indointernet (EDGE) Go Private, Pengendali Tawarkan Tender Sukarela

Harga penawaran tender sukarela Rp 11.500 per saham. Nilai ini mencerminkan premi 141,2%, di atas rata-rata harga tertinggi selama 90 hari.

Kantongi Restu RUPS, Wahana Interfood (COCO) Bakal Menggelar Rights Issue
| Selasa, 21 April 2026 | 07:38 WIB

Kantongi Restu RUPS, Wahana Interfood (COCO) Bakal Menggelar Rights Issue

Aksi rights issue akan digelar COCO usai mengantongi persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat, (17/4).​

Eksekusi Proyek Pembangkit, Kinerja PGEO bisa Terungkit
| Selasa, 21 April 2026 | 07:32 WIB

Eksekusi Proyek Pembangkit, Kinerja PGEO bisa Terungkit

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai mengeksekusi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4.

Tahun 2025, Kinerja Emiten Jasa Konstruksi Bervariasi
| Selasa, 21 April 2026 | 07:26 WIB

Tahun 2025, Kinerja Emiten Jasa Konstruksi Bervariasi

Jika ditelisik, kinerja emiten konstruksi swasta, baik dari sisi top line maupun bottom line lebih unggul dibandingkan emiten BUMN karya.

Ketika BEI Butuh Penyedia Likuiditas Agar Bursa Berkualitas
| Selasa, 21 April 2026 | 07:06 WIB

Ketika BEI Butuh Penyedia Likuiditas Agar Bursa Berkualitas

BEI mengklaim, liquidity provider dapat meningkatkan kualitas perdagangan melalui penyempitan bid-ask spread.

 Menakar Plus Minus Bila OJK Didanai APBN
| Selasa, 21 April 2026 | 07:05 WIB

Menakar Plus Minus Bila OJK Didanai APBN

​Wacana pendanaan OJK dari APBN menggantikan iuran industri menuai sorotan, dinilai berisiko memicu intervensi politik 

INDEKS BERITA

Terpopuler