Berita Market

IHSG Naik, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (18/7)

Jumat, 19 Juli 2019 | 07:22 WIB

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis, berikut daftar 10 saham LQ45 dengan price earning ratio (PER) terendah dan tertinggi, setelah penutupan perdagangan 18 Juli 2019.

Meski IHSG merah, selalu ada peluang di bursa saham. Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil PER saham, semakin murah saham itu dibanding saham-saham dalam sektor sejenis. Sebaliknya, semakin tinggi PER suatu saham, secara relatif semakin mahal pula saham tersebut dibanding saham lain dalam sektor yang sama.

Tonton Video: IHSG Naik, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (18/7) 

Namun, tentu saja, masih banyak faktor lain yang patut diperhitungkan selain PER sebelum seorang investor mengambil keputusan investasi.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (17/7) Harga (18/7) PBV PER
SRIL 344 350 0,88 4,02
ADRO 1.280 1.300 0,66 6,13
PTBA 2.820 2.870 1,88 7,27
UNTR 28.000 27.275 1,7 8,33
ITMG 17.225 17.225 1,6 8,6
ELSA 368 368 0,79 8,76
BBTN 2.450 2.420 1,04 8,86
MNCN 1.420 1.365 1,77 8,92
MEDC 805 820 0,72 9,11
WSBP 424 420 1,35 9,55
         
10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi
Kode Harga (17/7) Harga (18/7) PBV PER
BRPT 3.690 3.690 1,69 194,21
EXCL 2.980 3.110 1,8 148,1
TPIA 5.000 5.275 3,69 95,91
SMGR 12.500 12.550 2,19 69,34
INTP 21.250 21.825 3,4 50,64
UNVR 44.900 45.750 38,51 49,89
ERAA 1.995 1.980 1,29 33,56
ANTM 900 950 1,15 32,76
BBCA 30.750 30.725 4,77 31,26
KLBF 1.455 1.475 4,36 28,92

Sumber: RTI

Untuk mendapatkan data rutin seperti ini, Anda bisa mengakses langsung Pusat Data KONTAN- Market

Disclaimer: Informasi ini bukan dimaksudkan sebagai rekomendasi, melainkan bertujuan edukasi semata. Investasi/trading saham merupakan investasi/trading berisiko yang menuntut keahlian analisis fundamental maupun teknikal. Segala risiko yang timbul berkaitan dengan penggunaan informasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor/trader sendiri.

Baca Juga: Awas, Efek Penurunan Bunga Acuan ke IHSG Hanya Sementara premium


Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana


Baca juga