IHSG Turun Tipis, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah dan Tertinggi (20/8)

Rabu, 21 Agustus 2019 | 07:22 WIB
IHSG Turun Tipis, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah dan Tertinggi (20/8)
[ILUSTRASI. IHSG Turun , Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah dan Tertinggi (20/8).]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggeliat, berikut daftar 10 saham LQ45 dengan price earning ratio (PER) terendah dan tertinggi, setelah penutupan perdagangan 20 Agustus 2019.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil PER saham, semakin murah saham itu dibanding saham-saham dalam sektor sejenis. Sebaliknya, semakin tinggi PER suatu saham, secara relatif semakin mahal pula saham tersebut dibanding saham lain dalam sektor yang sama.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Berpotensi Sideways Menanti Sinyal Bank Sentral

Namun, tentu saja, masih banyak faktor lain yang patut diperhitungkan selain PER sebelum seorang investor mengambil keputusan investasi.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (19/8) Harga (20/8) PBV PER
LPPF 3.230 3.160 5,2 3,81
SRIL 340 338 0,85 3,89
ADRO 1.045 1.050 0,53 4,95
PTBA 2.450 2.460 1,61 6,23
UNTR 20.700 20.550 1,32 6,77
ITMG 12.950 12.925 1,17 7,29
MNCN 1.275 1.260 1,58 7,78
BBTN 2.300 2.230 0,96 9,03
INKP 7.525 7.150 0,71 9,42
BBNI 7.875 7.750 1,24 9,46
         
10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi
Kode Harga (19/8) Harga (20/8) PBV PER
BRPT 740 725 1,66 181,25
TPIA 7.925 8.275 5,79 150,45
SMGR 13.250 13.225 2,46 81,13
INTP 22.600 22.550 3,8 64,8
EXCL 3.250 3.250 1,86 61,32
UNVR 44.500 45.175 67,93 46,62
CTRA 1.240 1.265 1,4 39,53
ANTM 1.085 1.050 1,27 36,21
KLBF 1.565 1.570 4,82 29,07
BBCA 30.075 29.925 4,62 28,69

Sumber: RTI

Baca Juga: Secara teknikal, IHSG berpeluang menguat pada Rabu (21/8)

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) targetkan tahun 2022 bisa pasarkan produk obat biologi

Bagikan

Berita Terbaru

Melirik Prospek Komoditas Andalan Sepanjang Tahun 2026
| Jumat, 02 Januari 2026 | 05:00 WIB

Melirik Prospek Komoditas Andalan Sepanjang Tahun 2026

Tahun 2025 jadi masa yang menantang bagi pasar komoditas global. Perang dagang dan kelesuan ekonomi menekan harga komoditas. 

Reposisi Industri Batubara 2026
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:37 WIB

Reposisi Industri Batubara 2026

Menuju tahun 2026, isu utama di industri batubara Indonesia bukan lagi ekspansi, melainkan reposisi.

Mengintip Strategi Bank Digital Dongkrak Kredit dan Menjaga Margin
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:30 WIB

Mengintip Strategi Bank Digital Dongkrak Kredit dan Menjaga Margin

PT Allo Bank Indonesia Tbk memilih menahan laju ekspansi pembiayaan.                                      

Pergadaian Tumbuh, Risiko Mengintai
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:20 WIB

Pergadaian Tumbuh, Risiko Mengintai

Bisnis pergadaian masih mampu tumbuh dua digit pada 2026, dengan prediksi di kisaran 15%-20%.                    

Kobexindo Tractors (KOBX) Memperkuat Inovasi Produk
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:20 WIB

Kobexindo Tractors (KOBX) Memperkuat Inovasi Produk

Pengiriman dump truck hybrid ini menegaskan komitmen KOBX dalam menyediakan solusi alat angkut berteknologi terbaru.

Bisnis Perhotelan Masih Menantang di Tahun 2026
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:20 WIB

Bisnis Perhotelan Masih Menantang di Tahun 2026

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat hunian kamar hotel secara nasional hingga Oktober 2025.

Industri Otomotif Butuh Insentif untuk Tetap Melaju
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:20 WIB

Industri Otomotif Butuh Insentif untuk Tetap Melaju

Demi menggairahkan lagi industri dan pasar otomotif, Gaikindo mengharapkan ada dorongan insentif dari pemerintah.

Multifinance Bidik Cuan dari Pembiayaan Modal Kerja
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:10 WIB

Multifinance Bidik Cuan dari Pembiayaan Modal Kerja

OJK mencatat, hingga Oktober 2025, pembiayaan modal kerja multifinance tumbuh 9,28% secara tahunan menjadi Rp 53,19 triliun. ​

Menanti Efek Spin Off UUS Asuransi
| Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00 WIB

Menanti Efek Spin Off UUS Asuransi

Terdapat 29 perusahaan UUS asuransi bakal spin off.                                                     

Strategi Reksadana: Adaptif dengan Reksadana Campuran
| Kamis, 01 Januari 2026 | 21:43 WIB

Strategi Reksadana: Adaptif dengan Reksadana Campuran

Di tengah ketidakpastian bursa dan potensi penurunan suku bunga yang lebih terbatas di 2026 reksadana campuran adalah alternatif menarik.

INDEKS BERITA

Terpopuler