Imbas Perang, Pemerintah Utak-atik Produksi Batubara

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:43 WIB
 Imbas Perang, Pemerintah Utak-atik Produksi Batubara
[ILUSTRASI. Batubara China (via REUTERS/Stringer)]
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berancang-ancang menjaga penerimaan negara di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat perang di kawasan Timur Tengah. Salah satu strateginya  adalah mengandalkan sektor batubara, sekaligus mengkaji skema pajak ekspor untuk mengoptimalkan pendapatan negara dengan meningkatkan volume produksi batubara.

Rencana memacu produksi batubara diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia menyebutkan arahan perbaikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 untuk perusahaan tambang merupakan hasil rapat bersama Presiden Prabowo Subianto menindaklanjuti dampak perang Amerika Serikat-Israel versus Iran.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Mitrabara Adiperdana (MBAP) Siap Mengakuisisi Tambang Baru
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:20 WIB

Mitrabara Adiperdana (MBAP) Siap Mengakuisisi Tambang Baru

Langkah ini disiapkan untuk menjaga keberlanjutan produksi setelah tambang existing diperkirakan beroperasi hingga 2028.

Membedah Praktik Windfall Tax Minerba di Berbagai Negara, Tidak Semua Sukses
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:06 WIB

Membedah Praktik Windfall Tax Minerba di Berbagai Negara, Tidak Semua Sukses

Ketika harga mineral naik, penerimaan negara memang bisa naik, tetapi volume, biaya produksi, dan daya tahan industri tetap harus diperhitungkan.

Fintech Keteteran Jaga Profitabilitas
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:00 WIB

Fintech Keteteran Jaga Profitabilitas

Terjadi tekanan biaya operasional dan pembiayaan macet.                                                  

IHSG Jatuh 7 Hari Berturut, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (21/5)
| Kamis, 21 Mei 2026 | 05:00 WIB

IHSG Jatuh 7 Hari Berturut, Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (21/5)

IHSG mengakumulasi penurunan 8,50% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah turun 26,93%.​

Bunga KUR 5% dan Tantangan Perbankan
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:45 WIB

Bunga KUR 5% dan Tantangan Perbankan

Tekanan akan dapat meningkat ketika ekspansi kredit dilakukan di tengah pelemahan daya beli dan kenaikan biaya usaha.

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Bidik Penjualan Rp 2 Triliun
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:35 WIB

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

Target CSRA tersebut melanjutkan tren pertumbuhan penjualan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Proteksi Properti Tetap Diminati
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:30 WIB

Proteksi Properti Tetap Diminati

OJK mencatat premi asuransi harta benda mencapai Rp 8,47 triliun per Maret 2026.                         

Pelemahan Rupiah Tak Bikin Eksportir Untung
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:10 WIB

Pelemahan Rupiah Tak Bikin Eksportir Untung

Eksportir secara rutin menyesuaikan pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS untuk menghitung kembali biaya produksi dan logistik

Utak-Atik Jalur Ekspor Komoditas
| Kamis, 21 Mei 2026 | 04:00 WIB

Utak-Atik Jalur Ekspor Komoditas

Pemerintah mewajibkan ekspor komoditas SDA dilakukan melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai pengekspor tunggal.

Tak Ada yang Kebal Kebijakan Baru Prabowo, Mayoritas Emiten Batubara Adalah Eksportir
| Rabu, 20 Mei 2026 | 19:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Kebijakan Baru Prabowo, Mayoritas Emiten Batubara Adalah Eksportir

Kebijakan ekspor SDA berpotensi meningkatkan kompleksitas administrasi dan memperpanjang proses transaksi ekspor pada tahap awal implementasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler