India Berniat Membuka Peluang Kepemilikan Asing Atas Life Insurance Corporation (LIC)

Rabu, 08 September 2021 | 18:10 WIB
India Berniat Membuka Peluang Kepemilikan Asing Atas Life Insurance Corporation (LIC)
[ILUSTRASI. LIC yang merupakan asuransi jiwa terbesar di India, akan menggelar IPO dengan target perolehan dana hingga US$ 12,2 miliar. REUTERS/Francis Mascarenhas]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Pemerintah India sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk mengizinkan investor institusi asing membeli hingga total 20% saham perusahaan milik negara bernama Life Insurance Corporation (LIC). Aturan yang berlaku sekarang, investor institusi asing dilarang memiliki saham LIC.

Meskipun tak boleh memiliki saham LIC, sejauh ini investor institusi asing boleh memiliki hingga 20% saham di bank milik Negara India. Kepemilikan investor institusi asing di perusahaan asuransi swasta bahkan bisa sampai 74%.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Diskon Nataru Minim Dongkrak Konsumsi
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Diskon Nataru Minim Dongkrak Konsumsi

Total anggaran untuk stimulus transportasi tersebut mencapai Rp 883,4 miliar.                              

Usulan Insentif Kendaraan Bermotor Hybrid Kembali Muncul
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 04:25 WIB

Usulan Insentif Kendaraan Bermotor Hybrid Kembali Muncul

Usulan insentif ini mencakup insentif fiskal dan nonfiskal, dan kembali didorong setelah sebelumnya belum mendapatkan kepastian.

Benih yang Perlu Disemai
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 04:17 WIB

Benih yang Perlu Disemai

Di negara-negara maju, sekitar 75% dana riset disokong oleh sektor swasta dan industri, sementara pemerintah hanya menyumbang porsi kecil.

Mendorong Keberanian Investor Institusi Menggenjot Investasi Saham
| Kamis, 22 Oktober 2026 | 04:05 WIB

Mendorong Keberanian Investor Institusi Menggenjot Investasi Saham

DEN merekomendasikan penyempurnaan UU Tipikor untuk lebih memberikan kepastian hukum demi mendorong ekonomi.

Deposit Facility Naik Saat BI Rate Tetap pada Oktober 2026, BI Akan Turunkan GWM Bank
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Deposit Facility Naik Saat BI Rate Tetap pada Oktober 2026, BI Akan Turunkan GWM Bank

Selain BI Rate, BI menetapkan suku bunga Lending Facility tetap 6,50%. Sedangkan suku bunga Deposit Facility naik dari 4,75% menjadi 5,00%.

Marketing Sales Capai Rp 7,59 Triliun, Daya Beli Jadi Sentimen Penentu Kinerja CTRA
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Marketing Sales Capai Rp 7,59 Triliun, Daya Beli Jadi Sentimen Penentu Kinerja CTRA

Risiko utama CTRA berasal dari tingginya suku bunga KPR, pelemahan daya beli, dan ketatnya likuiditas perbankan.

Pasar Saham Ditekan Langkah MSCI, Kripto bisa Jadi Opsi Diversifikasi Portofolio
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Pasar Saham Ditekan Langkah MSCI, Kripto bisa Jadi Opsi Diversifikasi Portofolio

Tingginya frekuensi perdagangan kripto tidak serta-merta merepresentasikan keyakinan investasi jangka panjang.

GOTO Rebound 8,33% ke Rp 26, Simak Prediksi Teknikalnya
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:00 WIB

GOTO Rebound 8,33% ke Rp 26, Simak Prediksi Teknikalnya

GOTO menyentuh level terendah sepanjang masa pada Jumat (16/10) usai pengumuman wacana MSCI menurunkan pasar saham Indonesia ke standalone market.

Bukan ICBP atau MYOR, Saham Konsumer Ini yang Paling Diincar Asing saat Pasar Tekanan
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Bukan ICBP atau MYOR, Saham Konsumer Ini yang Paling Diincar Asing saat Pasar Tekanan

BRI Danareksa memperkirakan pendapatan ICBP tumbuh 7,5% secara tahunan pada kuartal III 2026, dan margin kotor diproyeksikan turun menjadi 33%.

Wajah Baru IHSG Tanpa Saham HSC
| Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Wajah Baru IHSG Tanpa Saham HSC

Tanpa saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholder concentration (HSC), volatilitas IHSG justru berpotensi lebih tinggi

INDEKS BERITA

Terpopuler