Indonesia Seeks G20 Buy-In for Energy Transition Agenda

Jumat, 02 September 2022 | 17:02 WIB
Indonesia Seeks G20 Buy-In for Energy Transition Agenda
[ILUSTRASI. Indonesia's minister of environment Siti Nurbaya Bakar (right) welcomes Japanese Minister of Environment Akihiro Nishimura†(left) in the G20 Joint Environment and Climate Ministerial Meeting in Nusa Dua, Bali (31/8/2022) ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/POOL/wsj.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA, Sept 2 (Reuters) - G20 president Indonesia urged member countries on Friday to commit to its proposal towards adopting clean energy, days after the group's climate talks ended with no clear agreement.

Indonesia, one of the world's biggest carbon emitters, wants the Group of 20 major economies to use its non-binding Bali Compact as a basis to deliver on commitments to reach net zero emissions, its energy minister told G20 counterparts in Bali.

G20 climate talk earlier this week failed to adopt a joint communique and Britain's climate delegate Alok Sharma on Thursday told Reuters some of the world's major economies were backsliding on emissions commitments. 

Baca Juga: IEA Says Indonesia Policy Reform Needed for Clean Energy Transition

Indonesia, a major exporter and user of coal, has joined a global pledge to phase out coal use and wants nearly a quarter of its energy to come from renewable sources by 2025, up from about 12% currently.

"What is important now is that we work together to coordinate policies, to strengthen cooperation and make sure our energy transition agenda moves forward," Indonesian Energy Minister Arifin Tasrif said.

Underlining challenges ahead, the International Energy Agency in a report on Friday said Indonesia needed to ensure policy reforms take place so it can make the shift to cleaner energy faster, noting the technology was already commercially available and cost-effective.

The Bali Compact, details of which were not immediately available, seeks to strengthen national energy planning and implementation, boost investment and financing and improve energy security, Arifin told the Bali meeting.

Chair Indonesia did not release a joint communique after G20 climate talks earlier this week, with efforts derailed by what sources said were objections over language used on climate targets and the war in Ukraine.

Bagikan

Berita Terbaru

Fiskal Ngegas, Menkeu Minta Moneter Longgar
| Sabtu, 29 November 2025 | 09:02 WIB

Fiskal Ngegas, Menkeu Minta Moneter Longgar

Menteri Keuangan menilai fiskal masih menjadi pendorong utama ekonomi dan meminta bank sentral melonggarkan moneternya

Reformasi Bea Cukai demi Menutup Kebocoran Ratusan Triliun Rupiah
| Sabtu, 29 November 2025 | 08:51 WIB

Reformasi Bea Cukai demi Menutup Kebocoran Ratusan Triliun Rupiah

Maraknya praktik underinvoicing dalam ekspor-impor mengindikasikan bahwa ukuran shadow economy di Indonesia masih besar

Menyemai Inovasi di Setiap Kebijakan
| Sabtu, 29 November 2025 | 07:05 WIB

Menyemai Inovasi di Setiap Kebijakan

Indonesia ternyata kekurangan terkait strategi pengembangan kebijakan yang berbasis pada dampak yang dihasilkan.​

Aroma Neo Orde Baru
| Sabtu, 29 November 2025 | 07:05 WIB

Aroma Neo Orde Baru

Menyerahkan kembali fungsi pemeriksaan kepada entitas asing merupakan bentuk pertaruhan kedaulatan yang nekat.

IHSG Sepekan Menguat 1,12% di Akhir November, Saham-Saham Ini Naik Paling Tinggi
| Sabtu, 29 November 2025 | 06:10 WIB

IHSG Sepekan Menguat 1,12% di Akhir November, Saham-Saham Ini Naik Paling Tinggi

Pada periode 24-28 November 2025, IHSG mengakumulasi kenaikan 1,12%. IHSG ditutup pada 8.508,71 pada perdagangan terakhir, Jumat (28/11). 

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026
| Sabtu, 29 November 2025 | 05:25 WIB

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026

WEGE mulai menerapkan pendekatan bisnis dengan menggandeng mitra strategis untuk menggarap sebuah proyek baru.

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026
| Sabtu, 29 November 2025 | 05:25 WIB

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026

WEGE mulai menerapkan pendekatan bisnis dengan menggandeng mitra strategis untuk menggarap sebuah proyek baru.

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:50 WIB

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah

PP Nomor 43 Tahun 2025 tentang Pelaporan Keuangan ini bertujuan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan nasional

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:50 WIB

Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah, Beban Bank Akan Bertambah

PP Nomor 43 Tahun 2025 tentang Pelaporan Keuangan ini bertujuan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan nasional

LPS Siapkan Skema Penjaminan Polis Asuransi, Ini Detailnya
| Sabtu, 29 November 2025 | 04:20 WIB

LPS Siapkan Skema Penjaminan Polis Asuransi, Ini Detailnya

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kaji penjaminan polis asuransi hingga Rp 700 juta. Adatiga jenis jaminan untuk klaim dan pengalihan portofolio 

INDEKS BERITA

Terpopuler