Indonesia's Coal Reference Price Declines in May 2023

Kamis, 18 Mei 2023 | 10:22 WIB
Indonesia's Coal Reference Price Declines in May 2023
[ILUSTRASI. One of the largest coal companies in Indonesia, PT Kaltim Prima Coal (KPC), is targeting a coal production of 53 million tons this year. This figure is up around 8.2% from production in 2022. KONTAN/Barly Haliem]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA.  The Indonesian Coal Reference Price (HBA) for May 2023 has experienced a decrease compared to April 2023. The reference price has declined across several categories. The latest HBA policy is outlined in Minister of Energy and Mineral Resources Decree Number 84. K/MB.01/MEM.B/2023 regarding the Reference Price for Metal Minerals and Coal for May 2023.

According to the regulation, the HBA for coal with a calorific value of 6,322 kcal/kg GAR, total moisture of 12.58%, total sulfur of 0.71%, and ash content of 7.58% is set at US$206.16 per ton. This price is lower than April 2023 when it was set at US$265.26 per ton.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Efisiensi Dongkrak Kinerja Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)
| Jumat, 06 November 2026 | 06:30 WIB

Efisiensi Dongkrak Kinerja Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) hadapi tantangan daya beli dan hambatan realisasi ekspansi toko 

IHSG Merosot, Kinerja Reksadana Saham dan Campuran Layu
| Jumat, 06 November 2026 | 06:15 WIB

IHSG Merosot, Kinerja Reksadana Saham dan Campuran Layu

Return reksadana saham turun paling dalam hingga 10,62% secara bulanan (mom) per Oktober 2026. Reksadana campuran juga terkoreksi 5,83% mom. 

BGN Membatasi Biaya Operasional Dapur MBG
| Jumat, 06 November 2026 | 06:14 WIB

BGN Membatasi Biaya Operasional Dapur MBG

BGN mengubah skema insentif fasilitas SPPG. Jika sebelumnya  insentif tetap senilai Rp 6 juta per hari, kini ditetapkan Rp 2.000 

Melejit atau Menjerit?
| Jumat, 06 November 2026 | 06:10 WIB

Melejit atau Menjerit?

In this economy, masih ditemukan persoalan daya beli di kalangan menengah ke bawah, kualitas pekerjaan, hingga pendapatan rumah tangga.

Kontraktor Mencermati Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
| Jumat, 06 November 2026 | 06:10 WIB

Kontraktor Mencermati Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Di tengah ketidakpastian harga material dan nilai tukar, TOTL memperhatikan aspek komersial dan ketentuan kontraktual pada proyek berjalan, 

Jokowi Menunjukkan Ijazah S1 UGM
| Jumat, 06 November 2026 | 06:06 WIB

Jokowi Menunjukkan Ijazah S1 UGM

 Jokowi menunjukkan seluruh ijazah miliknya, mulai tingkat sekolah dasar hingga sarjana di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Rupiah pada Jumat (6/11) Menanti Data Ekonomi
| Jumat, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Rupiah pada Jumat (6/11) Menanti Data Ekonomi

Setelah empat hari berturut-turut mengalami koreksi, nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (5/11).

Ujian Penerapan Satu Data Terletak pada Koordinasi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:58 WIB

Ujian Penerapan Satu Data Terletak pada Koordinasi

Akses data dalam Satu Data Indonesia akan diatur ketat berdasarkan klasifikasi kerahasiaannya dalam peraturan turunannya

Kualitas Status Pekerja Menjadi Sorotan
| Jumat, 06 November 2026 | 05:55 WIB

Kualitas Status Pekerja Menjadi Sorotan

Jumlah pengangguran menurun, tapi daya beli pekerja masih mengalami tekanan                         

Anomali Angka Pertumbuhan Ekonomi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:39 WIB

Anomali Angka Pertumbuhan Ekonomi

Tiga komponen pengeluaran dengan total kontribusi 90% terhadap PDB tercatat melambat                

INDEKS BERITA

Terpopuler