Ini Bank Pemberi Cuan Paling Tinggi ke Investor

Senin, 12 Februari 2024 | 06:35 WIB
Ini Bank Pemberi Cuan Paling Tinggi ke Investor
[ILUSTRASI. Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Royke Tumilaar (tengah) bersama Wakil Direktur Utama Adi Sulistyowati (kedua kanan), Direktur Finance Novita Widya Anggraini (kedua kiri), Direktur Risk Management David Pirzada (kanan), dan Direktur Wholesale & International Banking Silvano Rumantir (kiri) saat acara Press Conference Full Year 2023 BNI di Jakarta, Jumat (26/1/2024). ]
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank besar kompak mencetak performa keuangan gemilang pada 2023. Empat bank di kelompok ini mencetak rekor laba tertinggi sepanjang sejarah mereka. Pertumbuhan didorong peningkatan pendapatan dan penurunan biaya provisi.

Kemampuan mereka mengelola aset dan modalnya guna mencetak laba meningkat, tercermin dari rasio return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). Hal ini menandakan cuan investor yang berinvestasi di bank tersebut juga ikut bermekaran.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Simak Rekomendasi Saham Hari Ini Saat Bursa Masih Banyak Tekanan
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:02 WIB

Simak Rekomendasi Saham Hari Ini Saat Bursa Masih Banyak Tekanan

IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini. Beberapa saham berikut ini layak dipertimbangkan untuk dikoleksi. ​

 Daya Tahan Industri Kian Terbatas
| Senin, 08 Juni 2026 | 07:01 WIB

Daya Tahan Industri Kian Terbatas

Pelemahan nilai tukar rupiah menekan industri manufaktur karena baha baku impor masih terbilang tinggi

Target Ambisius Wujudkan Bursa Mineral
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:53 WIB

Target Ambisius Wujudkan Bursa Mineral

. Nantinya, bursa mineral ini akan menjadi entitas yang berbeda dengan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

Hati-Hati Terapkan Skema Gross Split di Minerba
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:42 WIB

Hati-Hati Terapkan Skema Gross Split di Minerba

Karakteristik sektor pertambangan batubara dan mineral sangat berbeda dengan minyak dan gas, sehingga harus cermat

Kemkeu Ubah Perhitungan Tunjangan Kinerja Pegawai DJP
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:36 WIB

Kemkeu Ubah Perhitungan Tunjangan Kinerja Pegawai DJP

Lewat PMK Nomor 39 Tahun 2026, otoritas fiskal menghapus sistem pemeringkatan pegawai yang selama ini digunakan dalam penilaian kinerja.

Reksadana Saham Jeblok 17,66% YTD, Ini Jurus Manajer Investasi!
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:30 WIB

Reksadana Saham Jeblok 17,66% YTD, Ini Jurus Manajer Investasi!

Reksadana saham terkoreksi 17,66% YTD per Mei 2026. Manajer investasi perkuat fundamental saham untuk jaga kinerja

Proyeksi Ekonomi RI Dipangkas, Fiskal Terbatas
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:30 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Dipangkas, Fiskal Terbatas

OECD mewanti-wanti, tingginya harga minyak berisiko memperbesar defisit anggaran                    

Suku Bunga Terus Melejit, Pasar Saham Semakin Sulit
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:26 WIB

Suku Bunga Terus Melejit, Pasar Saham Semakin Sulit

Kenaikan suku bunga acuan BI jadi sentimen negatif bagi pasar saham. Kebijakan ini bisa meningkatkan cost of fund dan menekan valuasi saham. ​

Memancing Dana Masuk dengan Bunga Tinggi
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:17 WIB

Memancing Dana Masuk dengan Bunga Tinggi

BI dan pemerintah akan menempuh dua langkah untuk menopang rupiah                                   

Margin Laba Konsumer Terancam! Rupiah Melemah, Siapa Paling Terpukul?
| Senin, 08 Juni 2026 | 06:15 WIB

Margin Laba Konsumer Terancam! Rupiah Melemah, Siapa Paling Terpukul?

Pelemahan rupiah ancam margin emiten konsumer yang bergantung bahan baku impor. Kalkulasi terbaru menunjukkan siapa paling rentan.

INDEKS BERITA

Terpopuler