Isi Portofolio Tersangkut di Papan Pemantauan Khusus
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu fakta menarik kembali terungkap pasca Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) membuka laporan kepemilikan saham Investor di atas 1% per 27 Februari 2026 kemarin. Data itu membeberkan saham-saham pengisi portofolio raksasa pengelola asuransi dan jaminan sosial pelat merah, seperti PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan).
Mencengangkan, saat mendapati isi portofolio Asabri yang banyak berisi saham-saham lapis kedua dan lapis ketiga. Dari total 33 saham yang digenggam Asabri merujuk ke data KSEI, 20 saham atau 2/3 diantaranya adalah penghuni Papan Pemantauan Khusus (PPK). Padahal, saham-saham di PPK identik dengan saham-saham berisiko tinggi dan punya likuiditas rendah.
