Jasa Tenaga Kesehatan di Perusahaan Rintisan

Kamis, 04 Juni 2020 | 14:29 WIB
Jasa Tenaga Kesehatan di Perusahaan Rintisan
[ILUSTRASI. Perawatku.id]
Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Tanah Air, kebutuhan terhadap tenaga kesehatan juga meningkat. Salah satunya tenaga keperawatan. Perawat adalah profesi yang paling banyak dibutuhkan di antara tenaga kesehatan lain saat ini. Persoalannya, jumlah tenaga perawat kesehatan (home care) di Indonesia terbilang masih minim.

Paling tidak, merujuk data World Health Organization (WHO) organisasi kesehatan dunia, rasio perbandingan tenaga kesehatan per jumlah penduduk di Indonesia masih jauh dari kata cukup. Berdasarkan data WHO, saat ini rasio perawat di Indonesia berada di level 10:10.000. Padahal, angka yang ideal 18 berbanding 10.000.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Stabil Tapi Rapuh
| Senin, 05 Januari 2026 | 06:10 WIB

Stabil Tapi Rapuh

Selain menjaga ekonomi tetap bergerak, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mesti menyiapkan mesin pertumbuhan berikutnya.

Kinerja Saham Barang Baku Masih Bisa Melaju
| Senin, 05 Januari 2026 | 06:05 WIB

Kinerja Saham Barang Baku Masih Bisa Melaju

Kinerja saham-saham di sektor barang material (IDX Materials) berpotensi kembali tumbuh positif pada 2026.

Mengawali Pekan di Awal Tahun di Tengah Aksi Trump, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:52 WIB

Mengawali Pekan di Awal Tahun di Tengah Aksi Trump, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Perhatian pasar akan tertuju pada rilis data neraca perdagangan dan inflasi. Keduanya berpotensi mempengaruhi pergerakan pasar saham domestik.

Siasat Mega Perintis (ZONE) Menjaring Berkah Ramadan
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:40 WIB

Siasat Mega Perintis (ZONE) Menjaring Berkah Ramadan

Guna mengoptimalkan ceruk pasar tersebut, ZONE telah mengguyur pasar dengan persiapan koleksi Lebaran 2026 sejak kuartal keempat tahun lalu.

Cek Rekening, ADRO Siap Bayar Dividen Interim Bulan Ini
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:35 WIB

Cek Rekening, ADRO Siap Bayar Dividen Interim Bulan Ini

Emiten pertambangan batubara itu mengumumkan penggunaan kurs konversi untuk pembagian dividen interim tahun buku 2025.​

Meski Laba Anjlok, ADRO Siap Menebar Dividen Sebesar Rp 4,18 Triliun
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:30 WIB

Meski Laba Anjlok, ADRO Siap Menebar Dividen Sebesar Rp 4,18 Triliun

Sesuai rencana, ADRO akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 4,18 triliun atau setara Rp 145,14 per saham

Whoosh Jual 11.000 Tiket pada Arus Balik Nataru
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:24 WIB

Whoosh Jual 11.000 Tiket pada Arus Balik Nataru

Peningkatan pergerakan penumpang ini terjadi seiring dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah dan kerja masyarakat pada 5 Januari 2026

Kebut Rehabilitasi Irigasi untuk Genjot Produksi Padi
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:22 WIB

Kebut Rehabilitasi Irigasi untuk Genjot Produksi Padi

Kemtan terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Ditjen SDA serta BBWS di daerah.

Pengusaha Respon Tuntutan Buruh
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:18 WIB

Pengusaha Respon Tuntutan Buruh

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi menegaskan, aksi ini akan menganggu kepastian berusaha di Tanah Air. 

Pebisnis Hotel Mendiversifikasi Layanan
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:15 WIB

Pebisnis Hotel Mendiversifikasi Layanan

Pendekatan bisnis kini bergeser dari yang semula berorientasi pada kamar (room-centric) menjadi berbasis pengalaman (experience-centric).

INDEKS BERITA

Terpopuler