Kapasitas Pasokan Listrik saat Ramadan 19,5 Gigawatt

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PLN Indonesia Power (PLN IP) sudah menyiapkan pasokan listrik bagi masyarakat selama bulan Ramadan dengan daya mampu netto (DMN) pasokan lebih dari 19,5 gigawatt (GW).
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra memperkirakan selama Ramadan terjadi kenaikan pemakaian listrik terutama di malam hari. Kondisi ini tidak akan mengganggu pasokan listrik.
Pasalnya, pasokan listrik dari pembangkit PLN Indonesia Power sudah mencukupi dan mendukung kebutuhan listrik di masing-masing sistem maupun sub sistem kelistrikan di Indonesia.
"PLN Indonesia Power memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia, khususnya saat momen penting seperti Ramadan," kata Edwin dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN, Selasa (11/3).
Baca Juga: PLN Menyiapkan 1.000 SPKLU di Jalur Mudik
Adapun pembangkit yang dikelola PLN Indonesia Power punya kapasitas daya mampu netto sebesar 19.504,5 megawatt (MW) atau lebih dari 19,5 gigawatt. Dengan kapasitas yang ada, PLN Indonesia Power berkomitmen menyediakan pasokan listrik secara memadai selama Ramadan sampai Lebaran nanti.
"PLN Indonesia Power memastikan kelistrikan selama Ramadan aman dan andal," tutur Edwin.
Untuk menjaga pasokan listrik selama Ramadan, PLN Indonesia Power juga mengerahkan lebih dari 3.800 personel siaga, serta menghadirkan 76 Posko Siaga Ramadan di Indonesia.