Berita Saham

Kebijakan BEI Tak Tepat, Short Selling di Saat IHSG Sekarat Hanya Bikin Mudarat

Kamis, 20 Juni 2024 | 08:41 WIB
Kebijakan BEI Tak Tepat, Short Selling di Saat IHSG Sekarat Hanya Bikin Mudarat

ILUSTRASI. Petugas kebersihan beraktivitas di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (19/6/2024). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (19/07/2024) ditutup di zona merah pada posisi 6.726,92 atau melemah 0,12%. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/06/2024

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) rupanya belum bosan menelurkan kebijakan yang kontroversial. Setelah menerapkan skema full periodic call auction (FCA) di Papan Pemantauan Khusus, kini BEI berencana menerapkan kembali transaksi short selling di pasar saham pada semester II 2024.

Rencana kebijakan itu terasa aneh dan tak masuk akal buat sebagian pelaku pasar. Sekadar mengingatkan, pada 2 Maret 2020 BEI menghentikan transaksi short selling lantaran IHSG anjlok akibat pandemi Covid-19. Kini, di saat IHSG babak belur, BEI malah mau kembali menghidupkan transaksi short selling.  

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru