Kejar Nasabah, Bank Kembangkan Aplikasi Super

Jumat, 11 Oktober 2024 | 13:15 WIB
Kejar Nasabah, Bank Kembangkan Aplikasi Super
[ILUSTRASI. Warga melakukan pembayaran non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (20/9/2024). Bank Indonesia menyebutkan transaksi pembayaran QRIS tumbuh hingga mencapai 217,33 persen dalam setahun terakhir dengan jumlah pengguna mencapai 52,55 juta dan jumlah merchant atau penjual mencapai 33,77 juta. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr]
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan semakin getol mengembangkan aplikasi digital yang dimiliki menjadi aplikasi super alias super apps. Harapannya, upgrade ini bisa mendatangkan lebih banyak nasabah.

Kemarin, PT Bank Permata Tbk (BNLI) memperkenalkan Permata ME, super apps yang merupakan pengembangan dari aplikasi Permata Mobile X. Aplikasi super ini menawarkan fitur yang lebih banyak dari sebelumnya.

Direktur Consumer Banking Permata Bank Djumariah Tenteram bilang, pembaharuan ini merupakan upaya bank mendengarkan kebutuhan nasabah. Aplikasi ini dirilis untuk memahami kebutuhan dan harapan nasabah. 

Baca Juga: Dongkrak Pertumbuhan Nasabah, Bank Berlomba Perbarui Aplikasi Mobile Banking

Djumariah berharap aplikasi baru ini meningkatkan jumlah pengguna dua kali lipat dari saat ini. "Pengguna kami sekarang kurang dari dua juta sampai September, tumbuhnya 14%," ujar Djumariah. Permata ME menawarkan fitur baru seperti pembelian valuta asing, pengiriman uang ke luar negeri hingga 13 mata uang asing di satu akun. 

Tak mau kalah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga tengah menyiapkan superapps. Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika mengatakan, bank ini sedang dalam tahap akhir uji kelayakan secara fitur dan ketentuan regulasi. 

Aplikasi super ini akan memfasilitasi perubahan prilaku nasabah. Menurut Bob, 97% nasabah sudah beralih ke layanan digital. Jumlah pengguna BSI Mobile per Juni 2024 tumbuh 33,9% menjadi 7,12 juta nasabah. 

Bob masih enggan membocorkan kapan super apps ini rilis. Namun dari informasi yang diterima KONTAN, super apps BSI berpotensi dirilis akhir bulan ini.

Baca Juga: Dompet Ketinggalan? Ini Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu Di ATM BCA, BNI, BRI, Mandiri

Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Lani Darmawan menyebut, kehadiran superapps berdampak signifikan menambah jumlah nasabah. Nasabah ritel dan UKM CIMB Niaga naik 22% secara tahunan. "Sebelum ada aplikasi Octo Mobile hanya tumbuh 5%-7%-an per tahun," ujar dia. 

Ke depan, CIMB Niaga akan terus menambah investasi di layanan mobile, baik di OctoMobile, OctoClicks dan OctoBiz.
 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

SRBI Makin Menarik di 2026: Yield Naik, Asing Masuk Agresif
| Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

SRBI Makin Menarik di 2026: Yield Naik, Asing Masuk Agresif

Imbal hasil SRBI melesat hingga 5,76%, tertinggi sejak Agustus 2025. Waspada dampak pada suku bunga bank dan harga obligasi.

Mekar Sejak Juli, Kini Dana Kelolaan Reksadana Layu pada Maret 2026
| Selasa, 14 April 2026 | 12:00 WIB

Mekar Sejak Juli, Kini Dana Kelolaan Reksadana Layu pada Maret 2026

Penurunan tajam harga saham dan obligasi, menjegal tren pertumbuhan dana kelolaan industri. Masih bisa mekar di tengah dinamika pasar?

Jaga Pengeluaran biar WFH Tak Bikin Boncos
| Selasa, 14 April 2026 | 11:24 WIB

Jaga Pengeluaran biar WFH Tak Bikin Boncos

Kebijakan WFH bisa mengurangi berbagai pengeluaran. Bagaimana cara agar pengeluaran tak jebol saat WFH? 

Menelisik Dana Kelolaan Reksadana Kuartal Pertama Tahun 2026
| Selasa, 14 April 2026 | 10:33 WIB

Menelisik Dana Kelolaan Reksadana Kuartal Pertama Tahun 2026

Penyebab utama koreksi tentu saja perang Iran yang memicu kenaikan harga energi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) koreksi 15% di  Maret 2026.

Daya Beli Tercekik, Emiten Consumer Staples Dihantui Ancaman Pertumbuhan Semu!
| Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB

Daya Beli Tercekik, Emiten Consumer Staples Dihantui Ancaman Pertumbuhan Semu!

Fokus utama emiten saat ini bukan lagi memburu pertumbuhan yang meroket, melainkan mempertahankan pangsa pasar.

Kinerja Tahun 2025 Menguat, Prospek Darya-Varia (DVLA) Pada 2026 Masih Sehat
| Selasa, 14 April 2026 | 08:29 WIB

Kinerja Tahun 2025 Menguat, Prospek Darya-Varia (DVLA) Pada 2026 Masih Sehat

Prospek PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) diproyeksi masih sehat, meski ada potensi kenaikan harga bahan baku akibat konflik di Timur Tengah.​

Emiten Siap Membayar Dividen, Investor Bisa Mengalap Cuan
| Selasa, 14 April 2026 | 08:23 WIB

Emiten Siap Membayar Dividen, Investor Bisa Mengalap Cuan

Sejumlah emiten akan melakukan pembayaran dividen pada April ini​. Bagi para pemburu dividen, masih ada kesempatan untuk meraup cuan dividen.

Gencatan Senjata Ambyar, Pasar Saham Berdebar
| Selasa, 14 April 2026 | 08:15 WIB

Gencatan Senjata Ambyar, Pasar Saham Berdebar

Kekhawatiran pasar berpotensi meningkat pasca gagalnya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang.​

Menengok Transformasi Bisnis Petrosea dan Peluang Berlanjutnya Reli Saham PTRO
| Selasa, 14 April 2026 | 08:05 WIB

Menengok Transformasi Bisnis Petrosea dan Peluang Berlanjutnya Reli Saham PTRO

Prospek jangka menengah dan panjang PT Petrosea Tbk (PTRO) terjaga berkat deretan kontrak jangka panjang bernilai jumbo.

Penjualan Alat Berat dan Batubara UNTR Merosot di Dua Bulan Pertama 2026
| Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

Penjualan Alat Berat dan Batubara UNTR Merosot di Dua Bulan Pertama 2026

PT United Tractors Tbk (UNTR) menunjukkan tren pelemahan kinerja pada sejumlah lini usaha pada dua bulan pertama 2026. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler