Keluh-kesah Pengelola Marina soal Insentif Impor untuk Yacht

Minggu, 31 Juli 2022 | 08:27 WIB
Keluh-kesah Pengelola Marina soal Insentif Impor untuk Yacht
[ILUSTRASI. Kapal superyacht milik miliarder Rusia Andrey Igorevich Melnichenko yang telah diasingkan oleh polisi Keuangan Italia terlihat di pelabuhan utara Trieste, Italia dalam gambar yang diambil dengan drone pada Sabtu (12/3/2022). REUTERS/Giorgio Boemo]
Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

 KONTAN.CO.ID -  Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 mencatat, realisasi impor yacht, kano dan perahu ringan untuk sport turun 43% menjadi US$ 4,6 juta dari tahun 2020 yang sebanyak US$ 8,1 juta. Penurunan impor terjadi di tahun pertama pemerintah menurunkan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yacht menjadi nol persen.

Sebagaimana diketahui, insentif impor yacht berlaku mulai 26 Juli 2021 untuk kebutuhan pariwisata. Pasca insentif berlaku, belum tampak kenaikan impor yacht tersebut. Artinya, belum banyak investor yang ambil peluang impor yacht. "Birokrasinya ribet, urusannya dengan banyak kementerian," kata Albert Matasak, Operations Manager PT Marina Del Ray, selaku pengelola Marina Del Ray di Nusa Tenggara Barat (NTB), kepada KONTAN, Rabu (27/7).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Tekanan di Segmen Usaha Mikro Masih Berat
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:50 WIB

Tekanan di Segmen Usaha Mikro Masih Berat

​Kredit mikro masih tersendat di awal 2026: pertumbuhan stagnan, sementara risiko kredit bermasalah justru meningkat.

Kinerja Emiten Menara Grup Djarum Masih Harum
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:47 WIB

Kinerja Emiten Menara Grup Djarum Masih Harum

Penyokong profitabilitas PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) adalah efisiensi biaya dan peningkatan utilisasi aset lewat kenaikan jumlah penyewa

Biaya Operasional Bank Semakin Efisien
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35 WIB

Biaya Operasional Bank Semakin Efisien

​Perbankan kian agresif menekan biaya lewat digitalisasi, mendorong efisiensi operasional dan memperkuat kinerja di awal tahun.

Menelisik Dampak Tambahan Penempatan Dana Negara di Perbankan
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:30 WIB

Menelisik Dampak Tambahan Penempatan Dana Negara di Perbankan

​Suntikan dana Rp 100 triliun ke perbankan berpotensi jadi pedang bermata dua: menopang pasar obligasi, tapi mengancam likuiditas bank.

Alarm Coretax
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:11 WIB

Alarm Coretax

Menkeu Purbaya menyinggung adanya kemungkinan celah dalam sistem yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu.

Harga Minyak Global Menguat, Prospek ENRG Kian Cerah
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB

Harga Minyak Global Menguat, Prospek ENRG Kian Cerah

ENRG menemukan cadangan minyak 15,6 juta barel di Riau, menambah portofolio hulu migas. Proyeksi kinerja 2026 positif, cek target harga sahamnya.

Fenomena Pasar: Emas Terkoreksi, Minyak Melonjak, Apa Pemicunya?
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB

Fenomena Pasar: Emas Terkoreksi, Minyak Melonjak, Apa Pemicunya?

Harga minyak melonjak, emas justru anjlok di tengah ketidakpastian global. Simak bagaimana pergeseran fokus pasar ini bisa terjadi

Injeksi Likuiditas Belum Tentu Redam Imbal Hasil
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB

Injeksi Likuiditas Belum Tentu Redam Imbal Hasil

Menteri Keuangan berharap injeksi likuiditas ke Himbara digunakan bank untuk membeli SBN            

Mau Ikut Portofolio Investor Ternama? Hindari Kesalahan yang Sering Dilakukan Ritel
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB

Mau Ikut Portofolio Investor Ternama? Hindari Kesalahan yang Sering Dilakukan Ritel

Dari daftar kepemilikan 1% BEI terlihat nama-nama menarik diperhatikan. Mau ikuti portofolio mereka?

Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Rp 130 Triliun
| Jumat, 27 Maret 2026 | 05:35 WIB

Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Rp 130 Triliun

Pemerintah mencatat sudah  ada sebanyak 73% kabupaten/kota terdampak bencana Sumatra kembali normal. 

INDEKS BERITA

Terpopuler