Berita HOME

Kiprah Konglomerat Martua Sitorus dan Keluarganya, dari SGX Merambah ke BEI

Rabu, 30 Maret 2022 | 12:19 WIB
Kiprah Konglomerat Martua Sitorus dan Keluarganya, dari SGX Merambah ke BEI

ILUSTRASI. Pekerja mengangkut Semen Merah Putih produksi PT Cemindo Gemilang Tbk di toko bahan bangunan, Jakarta, Senin (25/6/2018). Perusahaan milik Martua Sitorus dan kerabatnya satu-persatu mulai masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI). KONTAN/Carolus Agus Waluyo

Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nama Martua Sitorus atau Thio Seeng Haap identik dengan Wilmar International Limited. Perusahaan perkebunan kelapa sawit terintegrasi yang ia didirikan pada 1991 silam bersama rekan bisnisnya yang asal Malaysia; Kuok Khoon Hong. Mitra Martua Sitorus ini akrab disapa William Kuok, keponakan Robert Kuok, orang terkaya nomor satu di Malaysia. 

Meski sebagian besar basis operasinya berada di Indonesia, Martua Sitorus dan Kuok Khoon Hong memilih menggiring Wilmar International Limited menjadi perusahaan terbuka di bursa saham Singapura atau Singapore Exchange (SGX) pada 2006 silam. Nah, kini Martua Sitorus yang dijuluki raja minyak sawit Indonesia itu mulai memboyong perusahaan miliknya dan keluarganya masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) satu-persatu. 


Baca juga

IHSG
6.646,41
0.85%
-56,86
LQ45
947,15
1.04%
-9,97
USD/IDR
14.990
0,20
EMAS
977.000
1,21%