Klub Sepak Bola Turki Restrukturisasi Utang

Senin, 07 Januari 2019 | 16:08 WIB
Klub Sepak Bola Turki Restrukturisasi Utang
[]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - ISTANBUL. Asosiasi Perbankan Turki menggelar pembicaraan dengan ketua klub sepak bola top negara itu untuk merestrukturisasi utang mereka yang membengkak. Total utang dari empat klub besar Super Lig mencapai lebih dari 10 miliar lira. Ini setara dengan US$ 1,87 miliar (US$ 1 = 5,3471 lira).

Yildirim Demiroren, Ketua Federasi Sepak Bola Turki (TFF), Ketua Asosiasi Perbankan Turki (TBB) Huseyin Aydin dan ketua klub bertemu di markas Ziraat Bank untuk membahas persyaratan restrukturisasi. Demikian dilaporkan TRT Spor dan dikutip Reuters (7/1).

Klub diminta untuk menyajikan laporan pendapatan dan pengeluaran mereka ke TBB pada akhir Januari. "Mitra TBB dan konsorsium yang akan memeriksa laporan akan membuat rencana terpisah untuk masing-masing klub. Usulan untuk membagi utang menjadi lima angsuran juga akan dievaluasi," kata TRT Spor.

Sementara itu harga saham klub sepak bola Turki melonjak menyusul laporan tersebut. Klub raksasa Turki, yakni Fenerbahce, Galatasaray, dan Besiktas naik lebih dari 5%. Sementara saham Trabzonspor naik 4%.

Masalah keuangan yang membelit klub sepak bola Turki memang sudah mengkhawatirkan. Hal itu juga sudah merembet ke urusan pembayaran transfer pemain.

Misalnya, Trabzonspor yang harus dua kali berurusan dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Gara-garanya, peringkat kedua klasemen sementara Super Liga itu menunggak pembayaran dua punggawa raksasa Italia, AC Milan. Pada bursa musim panas 2017 Trabzonspor memboyong Juraj Kucka dengan nilai transfer 5 juta euro dan José Sosa senilai 7 juta euro.

FIFA yang mendapat laporan dari AC Milan memperingatkan Trabzonspor agar segera melunasi kewajibannya. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan klub Turki tersebut. Pada peringatan kedua, FIFA mengancam Trabzonspor tidak bisa mengikuti bursa transfer pemain. Dikutip dari Gazzetta.it (5/1) waktu setempat, Trabzonspor akhirnya melunasi kewajibannya ke AC Milan.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Asing Masih Lepas ASII, Pemulihan Otomotif Belum Cukup
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Asing Masih Lepas ASII, Pemulihan Otomotif Belum Cukup

Ketidakpastian hasil review MSCI serta transparansi tata kelola pasar modal menjadi faktor yang ikut mendorong arus net sell asingdari big caps.

Profitabilitas Emiten Cenderung Melandai dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Profitabilitas Emiten Cenderung Melandai dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Investor tampaknya lebih banyak mem-pricing risiko persepsi, ketidakpastian kebijakan pemerintah, dan persoalan kelembagaan.

Negara Kaji Pengecualian Pajak Bagi EGR
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Negara Kaji Pengecualian Pajak Bagi EGR

Pembahasan mengenai perlakuan PPN dan PPh atas transaksi EGR telah dilakukan bersama Kementerian Keuangan

Mazda Hingga CoreWeave Disebut Antre Masuk Indonesia, Cermati BEST, DMAS, atau KIJA?
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Mazda Hingga CoreWeave Disebut Antre Masuk Indonesia, Cermati BEST, DMAS, atau KIJA?

Peningkatan investasi asing tidak serta-merta bertranslasi ke kenaikan harga saham emiten kawasan industri.

Optimisme Terkikis, Konsumsi Makin Tipis
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Optimisme Terkikis, Konsumsi Makin Tipis

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menurun selama tiga bulan berturut-turut                            

Ujian Independensi BI di Bawah Nahkoda Baru
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Ujian Independensi BI di Bawah Nahkoda Baru

Destru Damayanti menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia menggantikan Perry Warjiyo           

 Digencet Depresiasi Rupiah Prospek Emiten Farmasi Masih bisa Cerah, KLBF atau SIDO?
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:03 WIB

Digencet Depresiasi Rupiah Prospek Emiten Farmasi Masih bisa Cerah, KLBF atau SIDO?

Sektor farmasi memiliki karakter defensif karena kebutuhan terhadap obat dan produk kesehatan bertahan di berbagai kondisi ekonomi.

Bursa Efek Indonesia Mengejar Pendalaman Pasar
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Bursa Efek Indonesia Mengejar Pendalaman Pasar

Ekspansi pengembangan produk yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap harus mampu menjawab kebutuhan investor

Penjualan Masih Kuat, Laba Bersih ULTJ Semester Pertama Melonjak 73,7%
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Penjualan Masih Kuat, Laba Bersih ULTJ Semester Pertama Melonjak 73,7%

Penjualan  PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mencapai Rp 5,49 triliun, naik 34,6% year-on-year (yoy)

Babak Baru Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Babak Baru Demutualisasi Bursa Efek Indonesia

OJK tengah melakukan finalisasi aturan demutualisasi, Danantara siap masuk menjadi pemegang saham BEI

INDEKS BERITA

Terpopuler