Kontribusi Penjualan Online Mitra Adiperkasa (MAPI) Masih Mini

Rabu, 16 Januari 2019 | 07:14 WIB
Kontribusi Penjualan Online Mitra Adiperkasa (MAPI) Masih Mini
[]
Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) masih akan mengandalkan penjualan dari toko offline di tahun ini. Meski begitu, emiten ritel ini akan terus mengembangkan gerai online sebagai bisnis jangka panjang.

Di 2019, MAPI mengaku akan menambah gerai olahraga, fashion hingga makanan dan minuman alias food & beverages (F&B). Rencananya, perusahaan ini akan menambah 200 gerai baru seluas 60.000 m². Angka ini tidak jauh dari penambahan gerai yang dilakukan di 2018.

Tahun lalu, MAPI menargetkan bisa menambah gerai baru seluas 60.000 m². Terdiri dari 40.000 m² gerai specialty store, berupa gerai sport dan fashion. Sedangkan sisanya seluas 20.000 m untuk gerai food & beverages .

Fetty Kwartati, Head of Corporate Communication MAPI, menuturkan, target tersebut berhasil dilampaui oleh MAPI. "Tahun lalu, kami berhasil membuka gerai seluas 78.000 m² atau lebih dari 200 gerai," kata dia, Selasa (15/1). Hingga saat ini jumlah gerai MAPI sebanyak 2.094 gerai di seluruh Indonesia.

Fetty mengatakan, bisnis toko online dengan nama Mapemall.com kontribusinya masih sangat kecil, yakni sekitar 1% dari total pendapatan. "Untuk 2019, mungkin kontribusinya masih berkisar 1% atau lebih sedikit," proyeksi Fetty.

Dia memperkirakan, kontribusi penjualan online MAPI bisa tumbuh sekitar lima tahun ke depan. Fetty memperkirakan, pendapatan online bisa mencapai 5%–8%. Di tahun ini, dia bilang, MAPI akan menggunakan strategi omnichannel dengan menggabungkan gerai offline dan online.

Segmen yang akan menjadi kunci pertumbuhan kinerja adalah bussines active, fashion dan F&B. "Kami targetkan penjualan secara keseluruhan tahun ini sebesar 15% dibanding 2018," tutur Fetty, kepada KONTAN.

Sementara di tahun lalu, MAPI menargetkan pendapatan tumbuh 18% menjadi Rp 19,7 triliun. Ini artinya di 2019, pendapatan MAPI bisa mencapai Rp 22,65 triliun.

Untuk menggapai target, MAPI telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 800 miliar dari kas internal.

Bagikan

Berita Terbaru

Prabowo Ingin Semua Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes, Begini Catatan Ekonom
| Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

Prabowo Ingin Semua Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes, Begini Catatan Ekonom

Jika penyaluran barang bersubsidi langsung dipindahkan hanya lewat Kopdes secara nasional dan serentak, risikonya besar.

Sempat Rebound Dekati US$ 64.000, Ancaman Koreksi Bitcoin Masih Mengintai
| Rabu, 15 Juli 2026 | 10:00 WIB

Sempat Rebound Dekati US$ 64.000, Ancaman Koreksi Bitcoin Masih Mengintai

Penguatan bitcoin ditopang oleh pulihnya permintaan di pasar spot, khususnya yang datang dari investor jangka panjang dan investor institusional.

Berlina (BRNA) Menggelar Rights Issue dan Konversi Utang Rp 264,38 Miliar
| Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

Berlina (BRNA) Menggelar Rights Issue dan Konversi Utang Rp 264,38 Miliar

Pemegang saham pengendali  PT Berlina Tbk (BRNA) yaitu PT Dwi Satrya Utama (DSU) akan melaksanakan haknya melalui mekanisme kompensasi utang.

Menakar Arah Saham RAJA Pasca Stock Split
| Rabu, 15 Juli 2026 | 09:00 WIB

Menakar Arah Saham RAJA Pasca Stock Split

Analis mengingatkan, harga RAJA saat ini sudah berada di atas rata-rata PER maupun PBV historisnya dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir.

Dapat Penugasan Pemerintah, Asa Emiten Batubara Kembali Membara
| Rabu, 15 Juli 2026 | 08:58 WIB

Dapat Penugasan Pemerintah, Asa Emiten Batubara Kembali Membara

Kementerian ESDM meminta badan usaha pertambangan untuk memasok batubara hingga 212 juta ton ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). ​

Ekspor Perdana Aluminium Bisa Mengerek Pendapatan ADMR
| Rabu, 15 Juli 2026 | 08:46 WIB

Ekspor Perdana Aluminium Bisa Mengerek Pendapatan ADMR

Ekspansi pasar ke mancanegara jadi katalis penting bagi prospek jangka menengah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

Saham IPO Masih Loyo, Cermati Prospek dan Fundamental Emiten
| Rabu, 15 Juli 2026 | 08:37 WIB

Saham IPO Masih Loyo, Cermati Prospek dan Fundamental Emiten

Harga saham enam emiten yang melantai di BEI lewat skema penawaran umum perdana saham (IPO) sepanjang Juli 2026 terus melemah.​

Tak Cuma Rights Issue, Harga Pelaksanaan Private Placement Juga bisa Dibawah Gocap
| Rabu, 15 Juli 2026 | 08:35 WIB

Tak Cuma Rights Issue, Harga Pelaksanaan Private Placement Juga bisa Dibawah Gocap

Perubahan aturan harga pelaksanaan rights issue dan private placement menjadi konsekuensi logis dari kebijakan BEI tiga tahun silam.

Rogoh Kocek Rp 1,48 Triliun, Merdeka Copper Gold (MDKA) Siap Lunasi Obligasi
| Rabu, 15 Juli 2026 | 08:30 WIB

Rogoh Kocek Rp 1,48 Triliun, Merdeka Copper Gold (MDKA) Siap Lunasi Obligasi

Dana pelunasan obligasi tersebut akan disetorkan MDKA kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebelum tanggal jatuh tempo.

Pergerakan IHSG Ditopang Sentimen Positif Inflasi AS
| Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

Pergerakan IHSG Ditopang Sentimen Positif Inflasi AS

Fokus utama investor adalah perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan nilai tukar rupiah, dan data inflasi AS.

INDEKS BERITA