Berita

Krisis Energi Eropa Semakin Parah, Importir Jerman Meminta Bantuan Negara

Jumat, 09 September 2022 | 16:03 WIB
Krisis Energi Eropa Semakin Parah, Importir Jerman Meminta Bantuan Negara

ILUSTRASI. Logo perusahaan utilitas Jerman, Uniper SE, di kantor pusatnya di Duesseldorf, Jerman. (10/03/2020). REUTERS/Thilo Schmuelgen

Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. VNG pada Jumat meminta bantuan pemerintah Jerman untuk tetap bertahan. importir gas alam Rusia terbesar di Jerman itu menjadi perusahaan energi di Eropa terakhir yang meminta dukungan negara dalam menanggapi anjloknya pasokan Rusia.

"Sampai dimulainya perang agresi Rusia, VNG adalah grup perusahaan yang sehat yang berkontribusi pada keamanan pasokan gas di Jerman," demikian pernyataan VNG. Sebanyak 74,21% saham VNG dimiliki perusahaan utilitas Jerman, EnBW.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru
IHSG
7.276,75
0.48%
-35,16
LQ45
981,95
0.60%
-5,95
USD/IDR
15.696
-0,12
EMAS
1.164.000
0,00%