Kronologi Kasus Ekspor CPO yang Menjerat Dirjen Kemendag Menjadi Tahanan Kejagung

Selasa, 19 April 2022 | 17:21 WIB
Kronologi Kasus Ekspor CPO yang Menjerat Dirjen Kemendag Menjadi Tahanan Kejagung
[ILUSTRASI. Sejumlah warga mengantre untuk membeli minyak goreng curah di sebuah toko sembako di kompleks pasar KlliwonTemanggung, Jawa Tengah, Senin (4/4/2022). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/hp.]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin, Selasa (19/4) mengumumkan empat tersangka kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya periode Januari 2021 sampai dengan Maret 2022. Satu dari empat tersangka berinisial IWW, eselon I Kementerian Perdagangan, yang menjabat Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI (Kemendag). Tiga tersangka lainnya adalah MPT selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, SM selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group, dan PTS selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.

Kasus ini bermula saat pada akhir 2021 terjadi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di pasaran. Pemerintah melalui Kemendag telah mengambil kebijakan untuk menetapkan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) bagi perusahaan yang ingin mengekspor CPO dan produk turunannya. Pemerintah juga menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sawit. Namun sayang dalam pelaksanaannya, perusahaan eksportir yang tidak memenuhi DPO tetap mendapatkan persetujuan ekspor yang disahkan oleh pemerintah.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Masih Bergerak Volatil
| Rabu, 23 September 2026 | 06:35 WIB

IHSG Masih Bergerak Volatil

Keputusan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia akan memengaruhi pergerakan IHSG pada Rabu (23/9)

Dolar AS Kian Perkasa dan Menekan Mata Uang Utama
| Rabu, 23 September 2026 | 06:30 WIB

Dolar AS Kian Perkasa dan Menekan Mata Uang Utama

Pergerakan valas utama saat ini sangat dipengaruhi oleh perbedaan arah kebijakan moneter, perkembangan geopolitik, dan dinamika sentimen risiko.

Penjualan Motor Listrik Menyusut
| Rabu, 23 September 2026 | 06:30 WIB

Penjualan Motor Listrik Menyusut

Penjualan motor listrik tertekan ketidakpastian subsidi untuk motor listrik yang dijanjikan di tahun ini.

Risiko Masih Tinggi, Leasing Perketat Kredit
| Rabu, 23 September 2026 | 06:25 WIB

Risiko Masih Tinggi, Leasing Perketat Kredit

Langkah memperketat persetujuan aplikasi pembiayaan menjadi salah satu cara untuk mengekang ancaman kenaikan Non Performing Financing (NPF).

Blue Bird (BIRD) Tambah Kendaraan dan Kebut Layanan
| Rabu, 23 September 2026 | 06:15 WIB

Blue Bird (BIRD) Tambah Kendaraan dan Kebut Layanan

 PT Blue Bird Tbk (BIRD) melihat peluang pertumbuhan bisnis masih terbuka hingga akhir 2026. Simak strateginya.

Dana Valuta Asing Mengalir Deras, Perbankan Panen Likuiditas
| Rabu, 23 September 2026 | 06:04 WIB

Dana Valuta Asing Mengalir Deras, Perbankan Panen Likuiditas

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, simpanan valas tumbuh 19,8% secara tahunan jadi Rp 1.727,73 triliun per Juli 2026. 

Eksekusi Produksi Jadi Kunci Utama Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
| Rabu, 23 September 2026 | 06:00 WIB

Eksekusi Produksi Jadi Kunci Utama Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Peluang pertumbuhan kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) ditopang restu revisi RKAB 2026 dan kenaikan produksi

ZYRX Kejar Penjualan Rp 450 Miliar di Akhir 2026
| Rabu, 23 September 2026 | 06:00 WIB

ZYRX Kejar Penjualan Rp 450 Miliar di Akhir 2026

Produsen laptop PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) masih mempertahankan target pendapatan yang dibidik sepanjang 2026

Kredit Semakin Lesu, Laba BPD Masih Melaju
| Rabu, 23 September 2026 | 06:00 WIB

Kredit Semakin Lesu, Laba BPD Masih Melaju

Kredit BPD tertekan akibat pembiayaan yang lemah dan ekonomi daerah belum merata.                        

The Fed Naikkan Suku Bunga, Valas Safe Haven Menarik Dicermati
| Rabu, 23 September 2026 | 05:58 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga, Valas Safe Haven Menarik Dicermati

Setelah kenaikan suku bunga The Fed, prospek mata uang safe haven masih cukup positif, terutama dolar AS, karena yield AS tetap tinggi.

INDEKS BERITA