Kuartal I-2020 Pegadaian Masih Mencetak Pertumbuhan Laba Bersih

Selasa, 19 Mei 2020 | 07:46 WIB
Kuartal I-2020 Pegadaian Masih Mencetak Pertumbuhan Laba Bersih
[ILUSTRASI. Antrean nasabah di ruang tunggu kantor Pegadaian di Jakarta, Selasa (21/04). Mendekati bulan ramadhan, jumlah nasabah melakukan gadai barang berharga semakin meningkat terlebih adanya pandemi Covid-19 di Indonesia dimana masyarakat memerlukan uang untuk m]
Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian masih bisa mencatatkan hasil positif di kuartal pertama tahun ini. Perusahaan gadai pelat merah ini masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih 6,36% year on year (yoy) menjadi Rp 849,5 miliar hingga Maret 2020.

Kinerja itu ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan 18,63% yoy menjadi Rp 40,54 triliun.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Wewenang Lemigas di Rantai Pasok BBM
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:59 WIB

Wewenang Lemigas di Rantai Pasok BBM

Menurut Bahlil, penunjukan Lemigas sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam kegiatan impor bertujuan meningkatkan efisiensi tata niaga energi

Respons Pemodal Asing di BBCA & BBRI, Banyak yang Lepas Tapi Ada Juga yang Akumulasi
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:57 WIB

Respons Pemodal Asing di BBCA & BBRI, Banyak yang Lepas Tapi Ada Juga yang Akumulasi

Derasnya arus dana asing yang keluar juga turut menjadi faktor penurunan nilai saham dua bank ke rekor terendah lima tahun terakhir.

Industri Belum Mengubah Target Penjualan Mobil
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:55 WIB

Industri Belum Mengubah Target Penjualan Mobil

Meski tren penjualan meningkat, Gaikindo tetap membidik penjualan roda empat  sebanyak 850.000 unit pada 2026

Ramai Tekanan, Leasing Dorong Efisiensi Bisnis
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:40 WIB

Ramai Tekanan, Leasing Dorong Efisiensi Bisnis

BOPO multifinance melandai ke level 79,21% pada April 2026, dibanding periode yang sama di tahun lalu yang masih sebesar 80,25%.

Rencana OPEC+ Tambah Pasokan Minyak Diprediksi Belum Berikan Dampak Ke Pasar
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:37 WIB

Rencana OPEC+ Tambah Pasokan Minyak Diprediksi Belum Berikan Dampak Ke Pasar

Konflik yang berkepanjangan dan penutupan Selat Hormuz yang sedang berlangsung telah memutus pasokan energi dari Teluk Persia.

Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:30 WIB

Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit

Kenaikan BI rate akan meningkatkan tekanan biaya dana, terutama dari deposito dan dana korporasi besar. ​

Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Tumbuh 10% Tahun ini
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:20 WIB

Metrodata Electronics (MTDL) Bidik Pendapatan Tumbuh 10% Tahun ini

Salah satu fokus utama MTDL adalah pengembangan lini bisnis solusi dan konsultasi digital, yakni menata ulang arsitektur solusi.

Bank Perkuat Payroll demi Menjaga Dana Murah Saat BI Rate Naik
| Rabu, 10 Juni 2026 | 05:00 WIB

Bank Perkuat Payroll demi Menjaga Dana Murah Saat BI Rate Naik

Di tengah tren kenaikan bunga deposito, keberadaan CASA menjadi semakin krusial karena mampu menekan biaya dana atau cost of fund (CoF) 

Simak Prediksi IHSG Hari Ini (10/6) Setelah Melonjak 404 Poin
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:50 WIB

Simak Prediksi IHSG Hari Ini (10/6) Setelah Melonjak 404 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 404,51 atau 7,57% menjadi 5.746,65 pada perdagangan Selasa (9/6) setelah turun 4 hari beruntun.

Aturan Ekspor SDA Seret Sederet Lini Usaha Asuransi
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:45 WIB

Aturan Ekspor SDA Seret Sederet Lini Usaha Asuransi

Perubahan tata kelola ekspor menyisakan pekerjaan rumah bagi perusahaan asuransi akibat banyaknya kontrak yang perlu disesuaikan.

INDEKS BERITA