Laba Bersih BFI Finance Kuartal I Merosot 28,97%

Jumat, 26 April 2024 | 04:45 WIB
Laba Bersih BFI Finance Kuartal I Merosot 28,97%
[ILUSTRASI. Customer Service melayani nasabah di kantor cabang BFI Finance.]
Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT BFI Finance Indonesia Tbk kuartal I 2024, melambat. Emiten berkode saham BFIN ini membukukan penurunan laba bersih kuartal I tahun sebesar 28,97% menjadi Rp 361,44 miliar.

Penurunan laba BFI Finance bermula dari pendapatannya  yang tercatat hanya berjumlah Rp 1,55 triliun. Pendapatan BFI Finance di kuartal I-2024 itu turun 5,48% secara tahunan dari sebelumnya senilai Rp 1,64 triliun.

Baca Juga: Begini Strategi dan Arah Bisnis BFI Finance Indonesia (BFIN) di Tahun 2024

Multifinance ini juga harus menanggung kenaikan beban. Pada kuartal I-2024, total beban BFIN mencapai Rp 1,1 triliun, meningkat 7,8% year on year (yoy). Dampaknya, laba sebelum pajak BFIN menurun 29,22% secara tahunan menjadi Rp 444,31 miliar.

Hingga akhir Maret 2024, BFIN membukukan nilai aset Rp 24,17 triliun, naik tipis sebanyak 0,75% dari posisi per akhir Desember 2023 yang sebesar Rp 23,99 triliun. Sedang total ekuitas per akhir Maret 2024, Rp 9,82 triliun dan kewajiban Rp 14,34 triliun.

Kamis (25/4), harga saham BFIN turun 10,36% ke posisi Rp 995.
 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

BI Yakin Rupiah Menguat Menuju Fundamental
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:55 WIB

BI Yakin Rupiah Menguat Menuju Fundamental

Rupiah ditutup pada level Rp 17.865,75 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (12/6), menguat 0,84% dibandingkan penutupan pada 5 Juni 2026

Tanggungan Subsidi Energi Semakin Berat
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:14 WIB

Tanggungan Subsidi Energi Semakin Berat

Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran subsidi dan kompensasi energi melonjak 208%               

Menanti Cuan Piala Dunia yang Tak Kunjung Datang
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:07 WIB

Menanti Cuan Piala Dunia yang Tak Kunjung Datang

Pelaku industri di New York, kota yang menjadi tuan rumah partai final Piala Dunia 19 Juli nanti, mulai menurunkan ekspektasi

Antisipasi Pergeseran Perilaku Konsumen
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:05 WIB

Antisipasi Pergeseran Perilaku Konsumen

Pola konsumsi masyarakat pada saat sekarang kini sudah mulai bergeser ke arah yang lebih hati-hati dan rasional.

Ekspansi MKAP: Dorong kinerja lewat layanan EPC terintegrasi.
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:00 WIB

Ekspansi MKAP: Dorong kinerja lewat layanan EPC terintegrasi.

MKAP proyeksikan tambahan pendapatan Rp 442,25 miliar hingga 2030 dari lini bisnis baru. Ketahui rincian strateginya di sini

Harga Dolar AS Terkoreksi: Begini Proyeksi Rupiah Selanjutnya
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:00 WIB

Harga Dolar AS Terkoreksi: Begini Proyeksi Rupiah Selanjutnya

Rupiah menguat 0,97% dalam sepekan terakhir. Ketahui sentimen global dan domestik yang mendorong mata uang Garuda perkasa

Tuntutan Pasar
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tuntutan Pasar

Emisi obligasi global perdana Danantara adalah awal ujian yang selanjutnya harus bisa memenuhi tuntutan pemodal luar negeri yakni transparansi.​

Desakan Usulan Kenaikan PTKP Menguat
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:40 WIB

Desakan Usulan Kenaikan PTKP Menguat

Wacana PTKP naik hingga Rp 144 juta berpotensi lindungi disposable income. Uang pajak bisa dialihkan untuk kebutuhan pokok, cek hitungannya!

Pegadaian-KSEI Siap Luncurkan FTE Emas
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:50 WIB

Pegadaian-KSEI Siap Luncurkan FTE Emas

Langkah ini menjadi fondasi pengembangan Electronic Gold Receipt dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas yang ditargetkan meluncur di semester II. 

Multi Bintang Indonesia (MLBI) Pacu Penjualan di Sisa Tahun
| Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:25 WIB

Multi Bintang Indonesia (MLBI) Pacu Penjualan di Sisa Tahun

Dalam mengakselerasi pertumbuhan, MLBI menjalankan sejumlah pilar utama salah satunya memperkuat kepemimpinan Bintang di segmen mainstream.

INDEKS BERITA

Terpopuler