Lagi, Indikasi Ekonomi Tidak Baik-Baik Saja, Kinerja Emiten Kawasan Industri Layu

Jumat, 14 November 2025 | 06:48 WIB
Lagi, Indikasi Ekonomi Tidak Baik-Baik Saja, Kinerja Emiten Kawasan Industri Layu
[ILUSTRASI. Kawasan industri dan properti Deltamas yang dikembangkan Puradelta Lestari (DMAS) di Cikarang.]
Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Kondisi ekonomi memag tidak baik-baik saja. Indikasi itu bisa terlihat dari kinerja emiten properti kawasan industri lesu di sepanjang sembilan bulan tahun ini. Kawasan industri bisa menjadi salah satu barometer mengukur ekonomi sebuah negara. 

Tengok saja kinerja keuangan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Di periode Januari-September 2025, pendapatan SSIA terkoreksi 14,15% secara tahunan alias year on year (yoy) menjadi Rp 3,31 triliun. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kinerja Ngebut, VKTR Mencetak Laba Rp 10 Miliar, Tumbuh 25%
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Kinerja Ngebut, VKTR Mencetak Laba Rp 10 Miliar, Tumbuh 25%

Pemulihan industri otomotif nasional juga turut mendorong peningkatan permintaan terhadap produk komponen otomotif perusahaan. 

Rupiah Terpuruk 9 Bulan Beruntun, BI Mesti Waspadai Lonjakan Imbal Hasil US Treasury
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Terpuruk 9 Bulan Beruntun, BI Mesti Waspadai Lonjakan Imbal Hasil US Treasury

Apabila imbal hasil US Treasury masih terus tinggi, maka ada kemungkinan BI kembali menaikkan suku bunga acuan.

Menjaga Nyala Minyak dan Gas Hutan Salawati dari Tanah Papua
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Menjaga Nyala Minyak dan Gas Hutan Salawati dari Tanah Papua

Rig pengeboran minyak PDSI 11.2 menjulang kokoh ke langit. Rig milik Pertamina EP Papua Field itu berdiri sebagai simbol eksplorasi energi negeri.

Rally Saham BBCA Melambat: Konsolidasi Sehat atau Awal Pembalikan Arah?
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:21 WIB

Rally Saham BBCA Melambat: Konsolidasi Sehat atau Awal Pembalikan Arah?

Risiko domestik seperti arah kebijakan BI Rate, pergerakan rupiah, maupun sentimen eksternal, masih berpotensi menekan kinerja emiten perbankan.

History, bukan His Story
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:10 WIB

History, bukan His Story

Transformational leader menjadi relevan bilamana hadir tuntutan perbaikan yang begitu besar dan kebutuhan perubahan yang kuat. 

Nasib Gelas Kopi Berubah Usai Diseruput di Kopi Nako
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Nasib Gelas Kopi Berubah Usai Diseruput di Kopi Nako

Kopi Nako mengolah gelas plastik bekas pakai dari konsumennya untuk dijadikan furnitur di kedai mereka. Apakah menjadi s

Uni-Charm Indonesia (UCID) Genjot Penjualan Produk Premium dan Ekonomis
| Senin, 03 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Uni-Charm Indonesia (UCID) Genjot Penjualan Produk Premium dan Ekonomis

Permintaan produk Uni-Charm Indonesia pada semester I-2026 masih ditopang oleh kategori popok bayi dan pembalut.

Penyaluran BBM & LPG Bersubsidi Diperketat
| Senin, 03 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Penyaluran BBM & LPG Bersubsidi Diperketat

Kebocoran subsidi BBM masih terjadi, pemerintah memperkuat sistem digital sehingga bisa tepaat sasaran

Menangkap Matahari di Atap Masih Terhalang Kuota
| Senin, 03 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Menangkap Matahari di Atap Masih Terhalang Kuota

Minat terhadap pemasangan PLTS atap terus menanjak. PLN dan pelaku usaha pun mengajukan tambahan kuota ke pemerintah.

 
Faktor Penyebab Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Anjlok
| Senin, 03 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Faktor Penyebab Laba Bumi Resources Minerals (BRMS) Anjlok

Penyusutan produksi ini merupakan imbas langsung dari kegiatan pushback di tambang River Reef, Poboya, Palu, Sulawesi Tengah

INDEKS BERITA

Terpopuler