Makin Perkasa, Kurs Rupiah Hari Ini Ada Di Posisi Rp 13.967

Jumat, 13 September 2019 | 22:44 WIB
Makin Perkasa, Kurs Rupiah Hari Ini Ada Di Posisi Rp 13.967
[ILUSTRASI. Uang dollar AS]
Reporter: Azis Husaini | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Rupiah semakin perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan perdagangan, kurs rupiah hari ini (13/9) di pasar spot menguat 27 poin atau 0,19% ke posisi Rp 13.967 per dolar AS.

Sementara di JISDOR, kurs rupiah menguat 0,73% ke level Rp 13.950 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan kemarin pada posisi Rp 14.052 per dolar AS.

Penguatan nilai tukar rupiah sudah terjadi sejak kemarin (12/9), yang berhasil menembus level di bawah Rp 14.000 per dolar AS. Dengan penguatan minggu ini, maka posisi rupiah menguat dalam empat pekan berturut-turut.

Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini Makin Perkasa di Level Rp 13.900-an

"Saya memperkirakan, konsolidasi rupiah dalam jangka pendek, dengan Rp 14.000 menjadi batas yang sulit dilewati," kata Mitul Kotecha, Senior Emerging Markets Strategist TD Securities di Singapura, kepada Bloomberg.

Sejumlah modal asing masuk ke pasar obligasi Indonesia pada 9 September. Ini adalah inflow pertama dalam tiga hari sebelumnya. Bloomberg menghitung, rupiah telah menguat sekitar 0,5% pada kuartal ketiga ini dan menjadi mata uang Asia berkinerja terbaik.

Baca Juga: Sentimen eksternal picu rupiah perkasa pekan ini

Terrence Wu, FX Strategist OCBC Bank, Singapura, mengatakan, perbaikan sentimen risiko akan menyebabkan para pemburu yield kembali ke Asia. "Ada peluang inflows ke Indonesia berlanjut," kata dia kepada Bloomberg.

Bagikan

Berita Terbaru

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai

Perbankan sukses menekan kredit bermasalah di akhir 2025. Kualitas aset membaik, apakah ini awal keuntungan investor? Temukan faktanya.

Menimbang Prospek Penghuni IDX80
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

Menimbang Prospek Penghuni IDX80

Prospek tiga saham yang baru masuk IDX30 yaitu BREN, CUAN dan HRTA, masih dibayangi net sell dana asing

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:46 WIB

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter

Hingga akhir tahun 2025, jumlah cadangan emas moneter Bank Indonesia mencapai 85,53 ton             

Banjir Sinyal Negatif: MSCI, Goldman, UBS dan Moody's, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:44 WIB

Banjir Sinyal Negatif: MSCI, Goldman, UBS dan Moody's, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Goldman Sachs dan UBS yang menurunkan rekomendasi saham Indonesia, hingga Moody’s Ratings yang memangkas outlook Indonesia. 

Kampung Haji Ditargetkan Tuntas pada 2028
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:40 WIB

Kampung Haji Ditargetkan Tuntas pada 2028

Untuk tahap awal pemerintah bakal menyediakan sebanyak 1.000 kamar di Kampung Haji dalam beberapa bulan lagi.

Saham Sektor Semen Menguat Imbas Rencana Tambahan Anggaran Kementerian PU Rp 36,91 T
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:40 WIB

Saham Sektor Semen Menguat Imbas Rencana Tambahan Anggaran Kementerian PU Rp 36,91 T

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 36,91 triliun untuk tahun 2026.

Utak-Atik Restitusi Pajak Agar Penerimaan Aman
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:40 WIB

Utak-Atik Restitusi Pajak Agar Penerimaan Aman

Dari data Kemkeu, restitusi pajak 2025 mencapai Rp 361 triliun, tumbuh 35,94% setahun               

Erosi Kelas Menengah, Ancaman Middle Income Trap
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:30 WIB

Erosi Kelas Menengah, Ancaman Middle Income Trap

Jumlah kelas menengah turun dari 47,9 juta orang pada 2024 menjadi 46,7 juta orang pada 2025        

SPBU Swasta Bisa Impor BBM Enam Bulan Sekali
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:25 WIB

SPBU Swasta Bisa Impor BBM Enam Bulan Sekali

Periode tersebut diputuskan agar pemerintah dapat melihat kembali dinamika konsumsi BBM di dalam negeri.​

Sederet Aral Rintangi Dana Pensiun Memupuk Aset
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:15 WIB

Sederet Aral Rintangi Dana Pensiun Memupuk Aset

OJK meramal aset program dana pensiun diperkirakan bisa tumbuh di kisaran 10%-12% pada tahun ini.    

INDEKS BERITA