Mayoritas bursa Asia menguat terbatas pada awal perdagangan pagi ini

Rabu, 28 Agustus 2019 | 08:39 WIB
Mayoritas bursa Asia menguat terbatas pada awal perdagangan pagi ini
[ILUSTRASI. Bursa Asia]
Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia dibuka menguat di awal perdagangan Rabu (28/8). Pukul 08.30 WIB indeks Nikkei 225 naik 25,13 poin atau 0,12% ke 20.480,65, Hang Seng naik 134,06 pin atau 0,54% ke 25.815,79, Taiex naik 63,98 poin atau 0,62% ke 10.450,93.

Sementara Kospi naik 13,65 poin atau 0,71% ke 1.938,62, ASX 200 naik 18,89 poin atau 0,29% ke 6.490,10, Straits Times naik 0,63 poin atau 0,01% ke 3.067,92 dan FTSE Malaysia terkoreksi 2,51 poin atau 0,16% ke 1.588,33.

Kenaikan bursa Asia masih cenderung terbatas karena dibayangi kekhawatiran investor yang lebih tinggi tentang resesi ekonomi global.

Baca Juga: Bursa Asia kembali rebound pasca meredanya ketegangan perang dagang AS-China

"Obligasi sedang reli dan ada pembalikan terbatas untuk saham saat ini," jelas Kiyoshi Ishigane, Kepala Fund Manager Mitsubishi UFJ Kokusai Asset Management Co Tokyo seperti dikutip Reuters.

"Tapi saya belum mau menyerah pada saham. Federal Reserve dan para pejabat di negara-negara lain hanya perlu berbuat lebih banyak untuk merangsang ekonominya yang pada akhirnya akan mencegah kejatuhan lebih dalam."

Kini investor sedang fokus pada saham China setelah Selasa malam China meluncurkan sederet langkah untuk meningkatkan konsumsi.

Bagikan

Berita Terbaru

Potensi Tambahan Transfer ke Daerah 2027
| Selasa, 23 Juni 2026 | 08:36 WIB

Potensi Tambahan Transfer ke Daerah 2027

Dalam KEM PPKF 2027, pemerintah mengusulkan anggaran transfer ke daerah sekitar Rp 710 triliun hingga Rp 810 triliun

Surat Utang Danantara Bak Tax Amnesty Baru
| Selasa, 23 Juni 2026 | 08:24 WIB

Surat Utang Danantara Bak Tax Amnesty Baru

Klausul imunitas hukum dan perlindungan data investor menyerupai pengampunan pajak                  

Stimulus Ekonomi Tak Menjawab Persoalan Daya Beli
| Selasa, 23 Juni 2026 | 08:13 WIB

Stimulus Ekonomi Tak Menjawab Persoalan Daya Beli

Dalam konferensi pers, Senin (22/6), pemerintah mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai sekitar Rp 26,34 triliun

Menakar Emiten yang Terpapar Pemangkasan Anggaran MBG
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:50 WIB

Menakar Emiten yang Terpapar Pemangkasan Anggaran MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana menyesuaikan anggaran program MBG dari pagu awal Rp 268 triliun menjadi Rp 228,3 triliun.​

Menelisik Peluang Cuan dari Saham Calon Emiten di BEI
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:41 WIB

Menelisik Peluang Cuan dari Saham Calon Emiten di BEI

Ada tiga calon emiten baru di BEI yang mulai menggelar masa penawaran awal alias bookbuilding untuk IPO.

Pemerintah Berencana Merevisi Harga DMO, Asa Emiten Batubara Menyala
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pemerintah Berencana Merevisi Harga DMO, Asa Emiten Batubara Menyala

Pemerintah berencana merevisi harga patokan domestic market obligation (DMO) batubara​ di dalam negeri.

Jhonlin Agro (JARR), Emiten Sawit Haji Isam Bagi Dividen Tunai Rp 60 Miliar
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:10 WIB

Jhonlin Agro (JARR), Emiten Sawit Haji Isam Bagi Dividen Tunai Rp 60 Miliar

Nilai dividen final yang akan dibagikan JARR jumlah mengalami kenaikan dibandingkan dividen tunai JARR buku tahun 2024 sebesar Rp 51,14 miliar.

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Bersiap Melunasi Obligasi dan Sukuk Wakalah
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:05 WIB

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Bersiap Melunasi Obligasi dan Sukuk Wakalah

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengumumkan rencananya untuk melunasi obligasi dan sukuk wakalah yang diterbitkan pada 2025. 

Ramai-Ramai Menagih Kompensasi Pemadaman
| Selasa, 23 Juni 2026 | 06:41 WIB

Ramai-Ramai Menagih Kompensasi Pemadaman

Kendala teknis dan krisis pasokan batubara memicu pemadaman listrik dan tuntutan kompensasi kepada PLN

Rupiah Loyo Terus, Geopolitik Timur Tengah Jadi Salah Satu Penentu Utama
| Selasa, 23 Juni 2026 | 06:30 WIB

Rupiah Loyo Terus, Geopolitik Timur Tengah Jadi Salah Satu Penentu Utama

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/6) di tengah p[elemahan mata uang kawasan Asia terhadap dolar AS

INDEKS BERITA

Terpopuler