Berita

Memakai Koperasi untuk Membuat Pinjol Ilegal

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:12 WIB
Memakai Koperasi untuk Membuat Pinjol Ilegal

ILUSTRASI. Pegawai PT Ant Information Consulting (AIC) duduk di depan komputer saat penggerebekan kantor pinjaman online ilegal di Kelapa Gading, Jakarta, Senin (18/10/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mabes Polri masih terus menyidik kasus pinjol ilegal. Salah satu temuan penyidik adalah pinjol ilegal ini memiliki pendana atau investor yang berasa dari Warga Negara Asing (WNA).

Modus ini terungkap setelah polisi menangkap JS, yang kini sudah berstatus tersangka. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Brigjen Helmy Santika menuturkan JS memiliki peran untuk memfasilitasi WNA untuk membantu proses administrasi. "Saudara JS ini berperan untuk mencari, merekrut, memfasilitasi warga negara asing untuk bisa masuk ke Indonesia kemudian juga mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan untuk proses administrasi baik itu pembukaan perusahaan sampai pembukaan di payment gateway,” ujar Helmy dalam konferensi pers, Senin (25/10).


Baca juga

IHSG
6.538,51
0.69%
-45,31
LQ45
938,93
1.11%
-10,56
USD/IDR
14.378
0,17
EMAS
932.000
0,65%