Menilik Potensi Saham KAQI Lewat Ekspansi Bengkel Kaki-kaki
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) pada tahun ini bakal menginjak pedal gas ekspansinya. Usai melakukan perombakan direksi pada RUPSLB pada 20 Mei 2026 lalu, perusahaan sudah mengantongi persetujuan pemegang untuk penambahan kegiatan usaha untuk reparasi mobil, pencucian dan salon mobil serta perdagangan eceran suku cadang dan aksesoris mobil.
Imam Sujono, Direktur Utama KAQI menyebut perusahaan kini bakal memperluas ekspansi bengkel kaki-kaki miliknya. Selain berfokus di Pulau Jawa, perusahaan juga secara bertahap akan menyasar pasar Sumatra dan Sulawesi sebagai bagian dari perluasan pangsa pasar layanan aftermarket otomotif.
Perusahaan juga telah mendapatkan persetujuan pemegang saham terkait dengan penambahan kegiatan usaha yang meliputi reparasi mobil, pencucian dan salon mobil serta perdagangan eceran suku cadang dan aksesoris mobil. Penambahan ini menjadikan KAQI lebih agile dalam menjalankan bisnisnya.
Berita Terbaru
Memburu Saham Blue Chip yang Murah
Saham blue chip memimpin rebound IHSG. Strategi akumulasi bertahap dapat memaksimalkan potensi keuntungan.
Ruang Pertumbuhan ASII Masih Terbatas, Simak Rekomendasi Sahamnya
Astra International ubah fokus ke value creation. Temukan tiga mesin pertumbuhan baru yang berpotensi dongkrak kinerja jangka panjang.
Kenaikan BI Rate Hanya Obat Kuat Sementara untuk Rupiah
Kenaikan BI Rate dinilai belum cukup untuk menjamin stabilitas nilai tukar dalam jangka panjang tanpa dukungan kebijakan lainnya.
PALM Menerbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar untuk Membayar Utang
Masa penawaran umum obligasi ini pada 9 Juni 2026 dan tanggal pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia pada 15 Juni 2026.
Genjot Perdagangan Saham, Rukun Raharja (RAJA) Lakukan Stock Split
Nilai nominal saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) akan berubah dari Rp 25 per saham menjadi Rp 5 per saham setelah stock split.
Nilai Dividen Aneka Tambang (ANTM) Menurun, Imbal Hasil Tetap Menggiurkan
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 5,05 triliun.
Asing Konsisten Sell Indonesia Saat IHSG Melesat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Tiga hari terakhir, jumlah net sell asing itu malah mencapai Rp 6,01 triliun. Artinya, penguatan IHSG ditopang oleh investor lokal.
Investor Asing Rajin Borong TINS Saat Pasar Saham Indonesia Tertekan, Ini Penyebabnya
Daya tarik utama PT Timah Tbk (TINS) berasal dari prospek fundamental yang membaik seiring reli harga timah dunia.
Era Suku Bunga Tinggi, Prospek Emiten Semen Kian Berat
Kenaikan BI rate akan memperberat beban KPR oleh masyarakat, yang langsung menekan permintaan properti sebagai pasar terbesar emiten semen.
Harga TBS Melejit, Emiten CPO Menjerit
Emiten CPO diproyeksi bakal terdampak kenaikan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang dibeli dari petani.
