Multifinance Selektif Merilis Surat Utang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% akan memengaruhi dinamika penerbitan obligasi perusahaan pembiayaan (multifinance) sepanjang sisa 2026. Di tengah tren kenaikan yield obligasi, perusahaan multifinance selektif masuk ke pasar surat utang.
Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin mengatakan, kenaikan suku bunga acuan mendorong yield obligasi naik, sehingga emiten perlu menawarkan kupon lebih tinggi. "Ketika suku bunga jadi lebih tinggi, yield bergerak naik. Dengan demikian, emiten perlu menawarkan kupon yang lebih menarik kepada investor untuk mengumpulkan dana," ujar Ahmad.
