Berita Bisnis

Pemerintah Akan Tambah Impor Jagung karena Permintaan Masih Tinggi

Rabu, 30 Januari 2019 | 08:08 WIB

ILUSTRASI. Pekerja mengemas jagung impor di Gudang Bulog Surabaya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menimbang untuk kembali mengimpor jagung karena permintaan dari peternak yang masih tinggi. Sebelumnya, pemerintah telah mengimpor 30.000 ton jagung di awal tahun ini, dan 100.000 ton di kuartal keempat tahun lalu.

Sebelum menerbitkan kuota impor baru, Kementeriaan Koordinator Perekonomian menugaskan Bulog dan Kementerian BUMN akan mengecek langsung pasar jagung, terutama di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim). "Rapat pekan lalu, kami menugaskan Bulog untuk mengecek. Dua hari setelah ditugaskan mengecek, Bulog kemudian turun ke lapangan, saya juga minta bantuan Gubernur Jawa Timur turun ke lapangan, ada semua angkanya bahwa di Jabar panen itu belum ada," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini,
pastikan Anda sudah mendaftar dan login.
Reporter: Sinar Putri S.Utami
Editor: Thomas Hadiwinata


Baca juga