Penerimaan Naik, Defisit Anggaran di Bawah Target

Rabu, 17 November 2021 | 07:51 WIB
Penerimaan Naik, Defisit Anggaran di Bawah Target
[ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.]
Reporter: Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah optimistis defisit anggaran pada akhir 2021 lebih rendah dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, meski masih belum di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan defisit anggaran akhir 2021 sekitar Rp 873,6 triliun atau lebih rendah Rp 132,8 triliun. Proyeksi Kemkeu defisit akhir tahun, sekitar 5,18% - 5,45%, dari target APBN 5,7% terhadap PDB.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Bagikan

Berita Terbaru

Ancaman PHK Akibat Kebijakan Tarif Trump
| Senin, 07 April 2025 | 06:00 WIB

Ancaman PHK Akibat Kebijakan Tarif Trump

Kalangan pengusaha dan pekerja meminta kepada pemerintah untuk segera antisipasi kebijakan Amerika Serikat.

Potensi Inflasi Meroket Pasca Diskon Tarif Listrik Usai
| Senin, 07 April 2025 | 06:00 WIB

Potensi Inflasi Meroket Pasca Diskon Tarif Listrik Usai

Inflasi Indonesia pada bulan Maret 2025 diperkirakan bisa melampaui angka 1,5% secara bulanan dipicu kebijakan tarif listrik

Kerek Produksi, Bukit Asam (PTBA) Antisipasi Tren Harga Batubara
| Senin, 07 April 2025 | 06:00 WIB

Kerek Produksi, Bukit Asam (PTBA) Antisipasi Tren Harga Batubara

Melemahnya permintaan batubara antara lain disebabkan penurunan impor batubara oleh China karena peningkatan produksi domestik.

Ekonomi Lesu, Industri Antisipasi Kredit Macet Naik Tinggi Selepas Idulfitri
| Senin, 07 April 2025 | 05:40 WIB

Ekonomi Lesu, Industri Antisipasi Kredit Macet Naik Tinggi Selepas Idulfitri

Momen Idulfitri biasa diikuti kenaikan rasio kredit macet di berbagai sektor industri jasa  keuangan. 

Revitalisasi Diplomasi Perdagangan
| Senin, 07 April 2025 | 05:35 WIB

Revitalisasi Diplomasi Perdagangan

Indonesia harus memperkuat posisi dengan mengembangkan aliansi strategis bersama negara berkembang yang memiliki kepentingan serupa.

Pasar Indonesia Mewaspadai Efek Kebijakan Trump
| Senin, 07 April 2025 | 05:15 WIB

Pasar Indonesia Mewaspadai Efek Kebijakan Trump

Ada kemungkinan aksi jual besar-besaran bakal terjadi dan menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat bursa saham buka kembali Selasa (8/4).

Kinerja Emiten Nikel Masih Dibayangi Tekanan Oversupply
| Senin, 07 April 2025 | 05:10 WIB

Kinerja Emiten Nikel Masih Dibayangi Tekanan Oversupply

Emiten di sektor pertambangan nikel masih menghadapi tantangan cukup berat seiring risiko volatilitas harga komoditas nikel di pasar global.

Tarif Timbal Balik Presiden Donald Trump Bakal Menekan Setoran Pajak RI
| Senin, 07 April 2025 | 05:00 WIB

Tarif Timbal Balik Presiden Donald Trump Bakal Menekan Setoran Pajak RI

Tarif resiprokal akan berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap penerimaan pajak Indonesia pada tahun ini

Kebijakan Tarif AS Bisa Bikin Kinerja Emiten Ekspor Melambat
| Senin, 07 April 2025 | 05:00 WIB

Kebijakan Tarif AS Bisa Bikin Kinerja Emiten Ekspor Melambat

Emiten-emiten berorientasi ekspor ke AS terancam mengalami perlambatan kinerja akibat pemberlakuan tarif impor tersebut.

Tekanan Jual di Bursa Asia Masih Besar
| Senin, 07 April 2025 | 04:30 WIB

Tekanan Jual di Bursa Asia Masih Besar

Bursa saham Asia masih akan menghadapi risiko tekanan jual tajam pada pekan ini, menyusul meningkatnya tensi perdagangan AS dengan negara mitra.

INDEKS BERITA

Terpopuler