Penuhi Ketentuan Free Float, APRO Financial Lego Saham DNAR di Bawah Harga Pasar

Minggu, 12 September 2021 | 11:45 WIB
Penuhi Ketentuan Free Float, APRO Financial Lego Saham DNAR di Bawah Harga Pasar
[ILUSTRASI. Logo PT Bank Oke Indonesia Tbk. Pemegang saham mayoritas Bank Oke Indonesia, APRO Financial memenuhi ketentuan free float minimal 7,5%. DOK/DNAR]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. APRO Financial Co., Ltd akhirnya memenuhi kewajibannya terkait free float di saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR). Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) itu diketahui telah melego 231.255.800 saham DNAR.

Jumlah saham sebanyak itu setara sekitar 2% dari modal disetor dan ditempatkan penuh pada DNAR. Dus, pasca transaksi, kepemilikan APRO di di DNAR menyusut dari 92,26% menjadi 90,26%.

APRO melepas sebagian saham DNAR itu di harga Rp 197 per saham lewat pasar negosiasi. Dus, total nilai transaksinya mencapai Rp 45,6 miliar. 

Banderol harga yang dipasang APRO Financial sama seperti harga rights issue DNAR yang akan digelar September 2021. Namun, jauh di bawah harga pasar DNAR saat ini. Pada penutupan perdagangan Jumat (10/9) saham DNAR berada di Rp 338 per saham.

 

 

Merujuk data transaksi harian saham DNAR, APRO menggunakan jasa BNI Sekuritas. Sementara pihak pembeli menggunakan perantara Anugerah Sekuritas Indonesia.

Tidak ada informasi siapa yang menampung saham DNAR yang dijual APRO Financial. Yang jelas, Direktur DNAR Efdinal Alamsyah menegaskan, pembelinya adalah pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan APRO Financial maupun subsidiarinya.

Baca Juga: Direktur Tipideksus Bareskrim Helmy Santika Beberkan Kasus Deposito BNI Makassar

Penjualan saham DNAR itu untuk memenuhi ketentuan free float 7,5% saham masyarakat terkait rights issue tahap III DNAR. 

Usai transaksi tersebut, porsi kepemilikan investor publik di bawah 5% bertambah dari 6,48% menjadi 8,48%.

APRO masuk sebagai pemegang saham mayoritas dan pengendali Bank Dinar pada 25 Oktober 2018. Saat itu,  APRO memborong 1,71 miliar saham dengan harga Rp 396,89 per saham di pasar negosiasi. Total nilai transaksinya sebesar Rp 691 miliar. Dus, APRO mengempit 77,38% saham DNAR.

Saat itu APRO mengambilalih saham DNAR dari tangan 15 pihak. Paling besar milik Nio Yantony sebesar 29,16%. Nio adalah chief executive officer (CEO) Pikko Group.

Selanjutnya: PTPN V Menerbitkan MTN Rp 445 Miliar, Suku Bunganya 11,25% per Tahun

 

Bagikan

Berita Terbaru

Saham ASII Melawan Arus; Saat Investor Asing Getol Jualan, Harganya Malah Mendaki
| Selasa, 21 Juli 2026 | 12:57 WIB

Saham ASII Melawan Arus; Saat Investor Asing Getol Jualan, Harganya Malah Mendaki

ASII telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan buyback saham dengan anggaran Rp 8 triliun.​

Prabowo Menggadang 12 Kota Satelit Baru, Saham Properti Mana yang Paling Diuntungkan?
| Selasa, 21 Juli 2026 | 09:40 WIB

Prabowo Menggadang 12 Kota Satelit Baru, Saham Properti Mana yang Paling Diuntungkan?

Kinerja operasional beberapa emiten properti pada kuartal II-2026 masih menunjukkan perlambatan efek tingginya suku bunga.

Ditengah Penurunan SKDU Saham Big Banks Masih Jadi Incaran Asing, Cermati Prospeknya
| Selasa, 21 Juli 2026 | 08:39 WIB

Ditengah Penurunan SKDU Saham Big Banks Masih Jadi Incaran Asing, Cermati Prospeknya

Pergerakan dana asing yang masih silih berganti antarsaham perbankan mengindikasikan pasar belum menemukan satu keyakinan penuh.

Ketika TNI dan Polri Mengawasi Kepatuhan Pajak
| Selasa, 21 Juli 2026 | 08:34 WIB

Ketika TNI dan Polri Mengawasi Kepatuhan Pajak

Pelibatan TNI & Polri dalam pengawasan pajak berpotensi mengaburkan garis pemisah antara fungsi pertahanan keamanan dan fungsi administrasi sipil.

Ketimun Naik Kelas
| Selasa, 21 Juli 2026 | 08:26 WIB

Ketimun Naik Kelas

Jika hari ini dan kemarin harga ketimun sudah tak lagi murah, besok bisa jadi cabai, bawang, atau bahkan beras menyusul ketimun.

Aksi Pindah Kantong Kepemilikan oleh Grup Djarum, Prospek Saham DATA Jadi Kian Harum?
| Selasa, 21 Juli 2026 | 08:15 WIB

Aksi Pindah Kantong Kepemilikan oleh Grup Djarum, Prospek Saham DATA Jadi Kian Harum?

Selain mengembangkan layanan FTTH, DATA juga memiliki sejumlah lini bisnis lain, mulai dari layanan backbone, kabel laut hingga data center.

Investor Ekstra Hati-Hati, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (21/7)
| Selasa, 21 Juli 2026 | 08:12 WIB

Investor Ekstra Hati-Hati, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (21/7)

Penguatan IHSG masih dibayangi sikap hati-hati investor menjelang rapat kebijakan Bank Indonesia (BI) pekan ini.

 Menanti Skema Motor Listrik Nasional
| Selasa, 21 Juli 2026 | 07:58 WIB

Menanti Skema Motor Listrik Nasional

Swasta meminta kesetaraan dan perlakuan yang sama dari pemerintah dalam oengembangan ekosistem kendaraan listrik

Ekspansi Kredit Bank Digital Membuat Risiko Likuiditas Ketat Tetap Tinggi
| Selasa, 21 Juli 2026 | 07:51 WIB

Ekspansi Kredit Bank Digital Membuat Risiko Likuiditas Ketat Tetap Tinggi

Laju penyaluran kredit di sejumlah bank masih lebih cepat dibandingkan penghimpunan dana, sehingga rasio loan to deposit ratio (LDR) tetap tinggi.

DPR Bakal Sahkan RUU Pusat Finansial
| Selasa, 21 Juli 2026 | 07:51 WIB

DPR Bakal Sahkan RUU Pusat Finansial

Pembahasan Rancangan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia rampung dalam 18 hari, dimulai pada 2 Juli 2026 hingga 20 Juli 2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler