Penurunan Harga SUN di Awal Tahun Diproyeksikan Terbatas

Kamis, 13 Januari 2022 | 07:15 WIB
Penurunan Harga SUN di Awal Tahun Diproyeksikan Terbatas
[]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) seri benchmark atawa acuan menurun di awal tahun ini akibat rencana pengetatan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed). Meski begitu, analis mememperkirakan tren penurunan kinerja pasar obligasi akan terbatas.

Rabu (12/1), yield SUN seri acuan tenor 10 tahun FR0091 berada di 6,39%, naik dari 6,30% sepekan lalu. SUN seri acuan 5 tahun FR0090 juga naik jadi 5,21% dari 5,00% pekan lalu. Kenaikan yield tersebut menunjukkan bahwa harga obligasi terkoreksi.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rokok Ilegal Gerus Penerimaan Negara
| Selasa, 15 September 2026 | 07:08 WIB

Rokok Ilegal Gerus Penerimaan Negara

Emerintah kehilangan dua fungsi cukai sekaligus, yakni mengendalikan konsumsi dan mengoptimalkan penerimaan negara.

Ekspansi Rumah Sakit Menahan Laba Primaya (PRAY)
| Selasa, 15 September 2026 | 07:04 WIB

Ekspansi Rumah Sakit Menahan Laba Primaya (PRAY)

PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) menargetkan mengoperasikan 21 rumah sakit jaringan Primaya Hospital hingga akhir 20

Bullion Banking Jadi Penyokong Kinerja Hartadinata Abadi (HRTA)
| Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Bullion Banking Jadi Penyokong Kinerja Hartadinata Abadi (HRTA)

Meski begitu PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menghadapi risiko penurunan penjualan dan harga emas global 

Refinancing Menopang Obligasi Korporasi Kuartal IV 2026
| Selasa, 15 September 2026 | 06:45 WIB

Refinancing Menopang Obligasi Korporasi Kuartal IV 2026

Pefindo mencatat, total penerbitan surat utang korporasi hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp 120,18 triliun.

Ini Dia Pekerjaan Rumah Bendahara Negara Baru
| Selasa, 15 September 2026 | 06:35 WIB

Ini Dia Pekerjaan Rumah Bendahara Negara Baru

Menteri Keuangan Suahasil Nazara hadapi ujian kredibilitas pengelolaan keuangan negara               

Tekanan Ganda Anggaran Negara Akibat Subsidi Energi
| Selasa, 15 September 2026 | 06:28 WIB

Tekanan Ganda Anggaran Negara Akibat Subsidi Energi

Harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk kontrak pengiriman November 2026 sempat melampaui level US$ 109 per barel

Mulai dari Sekarang
| Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Mulai dari Sekarang

Semestinya, kelangkaan BBM terutama Pertalite menjadi momentum untuk mendorong adopsi sepeda motor listrik oleh masyarakat.

Rupiah pada Selasa (15/9) Terimbas Reshuffle Menkeu
| Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

Rupiah pada Selasa (15/9) Terimbas Reshuffle Menkeu

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot ditutup di Rp 17.669 per dolar AS, melemah 0,33% secara harian.

Prospek Saham BRMS Masih Cukup Menarik Hingga Akhir Tahun
| Selasa, 15 September 2026 | 05:56 WIB

Prospek Saham BRMS Masih Cukup Menarik Hingga Akhir Tahun

Tren bullish masih terjaga sejak saham ini membentuk bottoming di level 450 per saham dengan garis tren kenaikan, belum menunjukkan tanda patah.

Industri Asuransi Harap Limit Penjaminan Polis Lebih Fleksibel
| Selasa, 15 September 2026 | 05:50 WIB

Industri Asuransi Harap Limit Penjaminan Polis Lebih Fleksibel

LPS mengusulkan batas nilai penjaminan dalam Program Penjaminan Polis (PPP) sebesar Rp 500 juta per pemegang polis. 

INDEKS BERITA

Terpopuler