Perjalanan Karier Adi Sulistyowati Sebagai Wakil Direktur Utama Bank BNI

Sabtu, 10 April 2021 | 06:28 WIB
Perjalanan Karier Adi Sulistyowati Sebagai Wakil Direktur Utama Bank BNI
[Wakil Direktur Utama Bank BNI Adi Sulistyowati]
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjadi salah satu bagian dari direksi bank pelat merah di Tanah Air tak pernah terbayangkan di benak Adi Sulistyowati. Jalan hidup membawanya menjadi bankir hingga saat ini merupakan salah satu direksi wanita di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Jabatan wanita yang akrab disapa Susi ini sekarang adalah Wakil Direktur pada emiten bank bersandi saham BBNI tersebut. Jabatan ini ia emban sejak tahun lalu.

Saat remaja, Susi tidak pernah bercita-cita menjadi seorang bankir. Awalnya ia ingin menjadi pramugari atau sekretaris karena menganggap profesi itu cocok bagi seorang ibu.

Setelah memperoleh gelar sarjana (S1) jurusan manajemen dari Universitas Krisnadwipayana, Susi langsung mencari pekerjaan.

Ia akhirnya menemukan lowongan pekerjaan dari sebuah halaman koran. Susi sejatinya tidak mengetahui jenis perusahaan yang ia lamar. Namun ia mendapat kabar bahwa lolos dan diterima di bank berlogo angka 46 tersebut.

Singkat cerita, ia menjadi bagian dari keluarga besar BNI pada tahun 1988. Ia mengawali kariernya sebagai asisten pemasaran untuk Kantor Cabang BNI yang berlokasi di Menteng.

Tugasnya adalah bekerja memasarkan produk tabungan haji yang kala itu masih sepi peminat secara door to door. Tidak jarang saya harus berjalan kaki, ungkap Susi. Saat itu ia door to door di berbagai acara pengajian Masjid Istiqlal, Masjid Sunda Kelapa, dan lingkungan lain di sekitar Menteng. "Dengan kegigihan saya, saat itu saya bisa memasarkan 600 tabungan haji dan mendapatkan apresiasi dari pemimpin," kenang Susi.

Berbekal pengalaman sebagai pemasar di kantor cabang, Susi dipercaya untuk mengelola nasabah dengan segmen lebih besar yaitu instansi pemerintah termasuk tentara dan kepolisian. Dari situlah, tonggak karier sebagai pemasar korporasi dimulai.

Berkat kinerja yang baik, karier ibu dari dua anak ini terus berkembang. Pada tahun 2010, Susi dipercaya menjadi Pimpinan Wilayah Jakarta Senayan. Momen tersebut menjadi momen yang paling diingat oleh Susi. Karena di wilayah Senayan itu saya perempuan pertama yang menjadi pemimpin wilayah, ceritanya.

Tak berhenti di situ, pengalaman menjadi wanita pertama juga dirasakan ketika Susi memasuki jajaran direksi. Wanita berdarah Jawa ini mendapat amanah untuk menjadi salah satu direktur BNI pada 2015.

Kariernya terus menanjak hingga Agustus 2019, Susi ditunjuk sebagai direktur hubungan kelembagaan. Kemudian pada 20 Februari 2020 Susi kembali mengalami rotasi posisi dalam jabatannya sebagai direktur layanan dan jaringan.

Bak anak tangga, selang beberapa bulan jabatan yang diemban Susi kembali meningkat menjadi orang nomor dua yang memimpin di BNI sejak September 2020. Wanita kelahiran 1967 ini membawahi bidang-bidang terkait digital banking yang memang dikembangkan BNI.

Sebagai perempuan, Susi menerapkan gaya kepemimpinan layaknya seorang ibu. Ia mengungkapkan naluri seorang ibu selalu muncul baik dalam memberi arahan maupun menegur karyawan yang melakukan kesalahan.

"Saya mengedepankan kasih sayang kepada bawahan saya, termasuk ketika mengeluarkan teguran kepada mereka," cerita Susi.

Dukungan keluarga

Menurutnya, peluang perempuan untuk meniti karier saat ini sangat terbuka lebar. Ia mencontohkan BNI saat ini merupakan salah satu perusahaan BUMN yang memiliki direksi perempuan terbanyak dengan jumlah tiga orang. Selain itu, jumlah perempuan di jajaran pemimpin kantor cabang hingga pemimpin wilayah juga semakin banyak.

Kesempatan perempuan berkarier di BNI sangat besar. Meskipun peluang cukup besar, ia mengingatkan, perempuan perlu meningkatkan kompetensi agar mampu berkompetisi secara sehat dalam karier.

Para perempuan harus bekerja keras untuk menggapainya. Penting untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, kapabilitas, dan loyalitas, imbuhnya.

Meski terbilang memiliki karier yang sukses, ia tidak menampik, pernah mengalami kegagalan. Hanya saja, ia sudah memiliki cara tersendiri untuk menghadapi kegagalan tersebut. Biasanya, ia akan merefleksikan kegagalan yang dialami dan mengambil nilai-nilai pelajaran dan tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Dalam melakukan setiap pekerjaan, Susi juga seringkali memotivasi diri agar tetap menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Menurutnya, hal yang menjadi terpenting adalah selalu mengupayakan yang terbaik dalam perjalanan kariernya. Selain itu, bekerja dengan hati yang ringan juga menjadi kunci dari perjalanan kariernya hingga saat ini.

Keberadaan Susi sebagai bagian dari pimpinan perusahaan besar tentu juga berkat dukungan dari orang-orang terdekat. Ia mengaku dalam menapaki kariernya mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Menurutnya, kehadiran sosok suami yang pengertian merupakan bekal berharga dalam kesuksesan kariernya.

Bersepeda di kala senggang

Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk, Susi mengaku tak memiliki banyak waktu luang. Ia seringkali menghabiskan banyak waktunya untuk mengerjakan tugas-tugas dan tanggung jawabnya dari jabatan yang ia emban. Hal ini sebagai wujud profesionalisme dan totalisme Susi pada pekerjaannya.

Kesibukan membuatnya tidak memiliki banyak waktu untuk bersama keluarga. "Sering kali ketika saya berangkat ke kantor, anak-anak saya masih tidur. Begitu juga ketika saya pulang kantor, mereka juga sudah tidur," ujar Susi.

Meski begitu Susi selalu mencoba meluangkan waktunya bersama keluarga jika jadwalnya sedang tidak penuh. Baginya, kualitas pertemuan dengan keluarga sudah cukup meskipun kuantitas pertemuan tersebut tidak banyak.

Kebanyakan, waktu senggang yang dimiliki oleh Susi ialah saat akhir pekan. Di waktu tersebutlah biasanya Susi memberi prioritas untuk menghabiskan waktu bersama keluarga khususnya dengan anak-anaknya.

Salah satu aktivitas yang sering dilakukan bersama anak-anak terutama saat pandemi ialah bersepeda. Dalam kesempatan tersebut, Susi dapat memiliki waktu berkualitas sekaligus olahraga bersama anak-anaknya.

"Di waktu senggang, Sabtu atau Minggu, saya selalu meluangkan waktu untuk keluarga, entah itu makan bersama, ataupun rekreasi bersama misal dengan bersepeda bersama suami dan anak-anak saya," ujar Susi.

Aktivitas bersepeda dipilih Susi bukan tanpa alasan. Menurutnya, bersepeda ini merupakan salah satu aktivitas berolahraga yang aman saat kondisi pandemi korona atau Covid-19 seperti sekarang. Sebab ini merupakan salah satu olahraga yang dilakukan di ruang terbuka.

"Dengan bersepeda kami juga tetap bisa mematuhi jarak sosial dan protokol kesehatan lainnya," ujar Susi.

Bagikan

Berita Terbaru

Mengintip Risiko Dari Euforia Rebound TPIA yang Diiringi Aksi Beli Investor Asing
| Rabu, 22 Juli 2026 | 09:08 WIB

Mengintip Risiko Dari Euforia Rebound TPIA yang Diiringi Aksi Beli Investor Asing

Di tengah optimisme terhadap proyek CA-EDC, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada strategi pendanaan yang dipilih TPIA.

Saham DSSA Melejit 15,34% Sehari, Mendingan Pilih Jual atau Masih bisa Ikutan Beli?
| Rabu, 22 Juli 2026 | 08:32 WIB

Saham DSSA Melejit 15,34% Sehari, Mendingan Pilih Jual atau Masih bisa Ikutan Beli?

Kenaikan harga saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga dipicu sentimen pasar dan aksi bargain hunting.

Reli Serentak, Nasib Berbeda: Membedah Katalis di Balik Lonjakan Saham Grup Bakrie
| Rabu, 22 Juli 2026 | 08:30 WIB

Reli Serentak, Nasib Berbeda: Membedah Katalis di Balik Lonjakan Saham Grup Bakrie

Analis menilai penguatan serentak kelima saham Grup Bakrie tak lepas dari sentimen risk-on yang sedang menyelimuti pasar secara keseluruhan.

Perluas Akses Masyarakat Membeli Logam Mulia, ANTM Menggandeng Bank Muamalat
| Rabu, 22 Juli 2026 | 08:27 WIB

Perluas Akses Masyarakat Membeli Logam Mulia, ANTM Menggandeng Bank Muamalat

Kerja sama ini memperluas distribusi, memperkuat rantai pasok emas  dan meningkatkan akses terhadap emas melalui pembiayaan syariah. 

Ada Pengendali Baru dan Transformasi Bisnis, Saham PKPK Masih Akan Melanjutkan Rally?
| Rabu, 22 Juli 2026 | 08:08 WIB

Ada Pengendali Baru dan Transformasi Bisnis, Saham PKPK Masih Akan Melanjutkan Rally?

Rally saham  PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) yang telah berlangsung selama berbulan-bulan membuka peluang terjadinya profit taking.

Setelah Reli Panjang, Waspada Potensi Profit Taking, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:58 WIB

Setelah Reli Panjang, Waspada Potensi Profit Taking, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Setelah reli yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir, investor juga perlu mewaspadai potensi profit taking jangka pendek.

Kopi Kenangan Memacu Ekspansi Gerai di Semester II
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:19 WIB

Kopi Kenangan Memacu Ekspansi Gerai di Semester II

Perusahaan tetap berfokus merealisasikan target ekspansi yang telah ditetapkan sejak awal tahun, yakni menambah 300–400 gerai baru sepanjang 2026.

Menanti BI Rate, IHSG Rabu (22/7) Masih Punya Ruang Menguat
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:14 WIB

Menanti BI Rate, IHSG Rabu (22/7) Masih Punya Ruang Menguat

IHSG Rabu (22/7) masih berpeluang menguat, dengan level support 6.240-6.250 dan resistance di 6.390-6.400.​

FORU Menyiapkan Rights Issue Rp 27,1 Triliun
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:11 WIB

FORU Menyiapkan Rights Issue Rp 27,1 Triliun

FORU berencana menerbitkan maksimal 215,09 miliar saham baru atau sekitar 99,78% dari modal ditempatkan dan disetor penuh 

Ekspansi Jaringan Toko Berpotensi Mendorong Kinerja ACES di Semester Kedua
| Rabu, 22 Juli 2026 | 07:09 WIB

Ekspansi Jaringan Toko Berpotensi Mendorong Kinerja ACES di Semester Kedua

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) masih solid mencatatkan pertumbuhan same store sales growth (SSSG) sebesar 2,2% pada semester I-2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler