Pertalite & Mobil Listrik

Rabu, 29 Juni 2022 | 06:00 WIB
Pertalite & Mobil Listrik
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID -  Agar anggaran negara tidak jebol untuk menambal subsidi energi, pemerintah siap membatasi pembelian Pertalite. Mulai 1 Juli nanti, Pertamina mulai menguji coba pendistribusian Pertalite dan Solar melalui aplikasi MyPertamina. Calon konsumen BBM bersubsidi ini harus mendaftarkan diri di aplikasi MyPertamina.

Pertamina menyiapkan website MyPertamina yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022. Konsumen yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan diri melalui website ini, untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar. Sistem MyPertamina ini akan membantu Pertamina dalam mencocokan data pengguna.

Pemerintah memang perlu menjaga anggaran agar tak jebol. Maklumlah, sejak harga Pertamax naik menjadi Rp 12.500 per liter, mulai 1 April 2022, tren konsumsi BBM bergeser dari Pertamax ke Pertalite. Saat ini, harga Pertalite Rp 7.650 per liter. Lebarnya gap harga inilah yang menyebabkan konsumen berbondong-bondong beralih ke Pertalite.

Hingga Mei 2022, konsumsi Pertalite sudah menembus 11,69 juta kiloliter (kl). Angka ini setara 50,74% dari kuota awal 23,04 juta kl. Belakangan pemerintah dan DPR sepakat menambah kuota Pertalite sebesar 5,45 juta kl menjadi 28,5 juta kl.

Kami mendukung upaya pembatasan konsumsi BBM bersubsidi. Jika tidak dikendalikan, anggaran negara bisa kedodoran untuk membiayai subsidi energi, yang berpotensi tak tepat sasaran.

Ada beberapa catatan terkait rencana pemerintah membatasi pembelian Pertalite dan Solar. Misalnya, kriteria siapa yang berhak membeli Pertalite mesti jelas. Ambil contoh, pemerintah akan melarang mobil berkapasitas mesin di atas 2.000 cc memakai Pertalite.

Pendaftaran melalui MyPertamina juga bisa berpotensi bocor. Tak semua petugas SPBU mengetahui jenis mobil di atas 2.000 cc.

Pendaftaran juga bisa diakali. Misalnya, si pemilik mobil 2.000 cc bisa saja mengisi data mobilnya di bawah 2.000 cc. Agar tepat sasaran, sistem pengawasan di lapangan juga butuh tenaga kerja dan anggaran. Jangan sampai maksudnya menghemat subsidi, ternyata beban pengeluaran lainnya malah bertambah.

Pemerintah perlu melakukan terobosan. Menggenjot penggunaan kendaraan listrik untuk menghemat impor BBM layak diterapkan. Apalagi, saban tahun, neraca migas kita selalu defisit.

Bagikan

Berita Terbaru

Bitcoin Sempat Menguat Tiga Hari Beruntun, Simak Proyeksi Harga & Katalis Pekan Depan
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Bitcoin Sempat Menguat Tiga Hari Beruntun, Simak Proyeksi Harga & Katalis Pekan Depan

Btcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi. Upaya menembus US$ 85.000 pada awal pekan belum berhasil.

Kinerja Sembilan Bulan ADHI Membaik, Sinyal Restrukturisasi Mulai Membuahkan Hasil?
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Kinerja Sembilan Bulan ADHI Membaik, Sinyal Restrukturisasi Mulai Membuahkan Hasil?

ADHI tengah mengajukan restrukturisasi utang sekitar Rp 3 triliun melalui Master Restructuring Agreement (MRA).

DEWA Bentuk Anak Usaha Logistik, Bagaimana Potensi Kontribusinya?
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:00 WIB

DEWA Bentuk Anak Usaha Logistik, Bagaimana Potensi Kontribusinya?

Bisnis logistik umumnya memiliki karakteristik margin yang kompetitif dan ketat di awal akibat perang tarif antarpemain.

Menakar Rencana Empat Perusahaan Nikel China Pangkas Produksi ke Emiten Mitra
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Menakar Rencana Empat Perusahaan Nikel China Pangkas Produksi ke Emiten Mitra

Pemerintah menyetujui revisi RKAB 2026 dengan target produksi bijih nikel 290 juta ton, lebih rendah dari realisasi 2025 sebesar 379 juta ton.

DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:39 WIB

DOOH Gandeng Tiga Mitra Asal China Fokus Data Center, Ini Profil dan Risikonya

DOOH membidik pengembangan PLTS berkapasitas 2 gigawatt (GW) dan kampus AI data center berkapasitas hingga 1,6 GW di Jawa Barat.

SOHO Lepas Seluruh Kepemilikan Pfizer Indonesia
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:59 WIB

SOHO Lepas Seluruh Kepemilikan Pfizer Indonesia

PT Soho Global Health Tbk (SOHO) melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Pfizer Indonesia kepada Pfizer Corporation Hong Kong Limited. ​

SIDO Tebar Dividen Interim Rp 300 Miliar
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:52 WIB

SIDO Tebar Dividen Interim Rp 300 Miliar

Emiten produsen jamu dan farmasi tersebut akan menyalurkan dividen Rp 300 miliar. Setiap pemegang saham akan menerima dividen Rp 10 per saham.​

 Guyuran Duit Danantara Tak Menjamin Bursa Kembali Berjaya
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Guyuran Duit Danantara Tak Menjamin Bursa Kembali Berjaya

Kucuran dana jumbo Danantara ke pasar modal belum tentu cukup menopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Pembangunan Graha Lestari Indah (PGLI) Mengoptimalkan Bisnis Kuliner
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:43 WIB

Pembangunan Graha Lestari Indah (PGLI) Mengoptimalkan Bisnis Kuliner

Melihat strategi PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) dalam mengembangkan toko roti dan kue

Jumlah ISPA Imbas Karhutla Sentuh 333.470 Kasus
| Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Jumlah ISPA Imbas Karhutla Sentuh 333.470 Kasus

Kasus tersebut tersebar di 68 kabupaten dan kota di tujuh provinsi terdampak kabut asap.            

INDEKS BERITA

Terpopuler