Pertamina Cari Pemasok Elpiji Selain Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketergantungan Indonesia terhadap pasokan impor liquefied petroleum gas (LPG/elpiji) masih sangat tinggi. Tak pelak, ketika terjadi gangguan suplai elpiji global, maka langsung berdampak ke dalam negeri. Perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel memicu lonjakan harga minyak dunia, sehingga berdampak pada seretnya pasokan energi dan kenaikan produk komoditas lainnya.
Merujuk data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia setiap tahun mengimpor elpiji sebanyak 6,5 juta–7 juta ton. Kondisi tersebut terjadi lantaran konsumsi LPG nasional mencapai 8,6 juta ton, sementara kapasitas produksinya hanya 1,3 juta ton.
