Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Melambat

Sabtu, 01 April 2023 | 04:05 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Melambat
[]
Reporter: Bidara Pink, Ferry Saputra | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah perlu mengantisipasi proyeksi yang disampaikan Bank Dunia atau World Bank. Dalam rilis terbarunya,  lembaga keuangan itu memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 menjadi 4,9%.

Sebelumnya, pada Oktober 2022 Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5,1%. Ini artinya, ekonomi Indonesia tahun ini diproyeksikan tumbuh lebih lambat ketimbang realisasi tahun 2022 yang sebesar 5,31%.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Dividen Jadi Pemanis di Saat IHSG Masih Pahit
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:06 WIB

Dividen Jadi Pemanis di Saat IHSG Masih Pahit

Meskipun dividen bisa menjadi bantalan, daya tarik dividen belum cukup untuk mengubah sentimen pasar

IHSG Anjlok Parah, Ini Support Krusial Penentu Nasib Investor Saham
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:52 WIB

IHSG Anjlok Parah, Ini Support Krusial Penentu Nasib Investor Saham

IHSG anjlok 4,52% awal pekan ini, mendekati level kritis. Cek proyeksi support terbaru para analis sebelum memutuskan langkah investasi.

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Intip Peluang dari Momen Libur Sekolah
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:51 WIB

Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Intip Peluang dari Momen Libur Sekolah

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) siap memaksimalkan sejumlah segmen bisnis untuk memacu kinerja di periode libur panjang.

Harga Emas Turun, Pasar Sedang Mengirim Sinyal Apa?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:49 WIB

Harga Emas Turun, Pasar Sedang Mengirim Sinyal Apa?

Pasar mulai menilai laju pembelian bank sentral global tidak lagi mampu mengimbangi tekanan yang berasal dari penguatan dolar AS.

Rupiah dalam Rapuhnya Demokrasi Moneter
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:45 WIB

Rupiah dalam Rapuhnya Demokrasi Moneter

Persoalan rupiah bermula dari diagnosis yang keliru, dan diagnosis keliru melahirkan resep yang keliru.

Krisis Kepercayaan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:37 WIB

Krisis Kepercayaan

Fundamental ekonomi yang kuat memang penting, tetapi kepercayaan adalah faktor penentu keputusan investasi.

Menilik Potensi Saham KAQI Lewat Ekspansi Bengkel Kaki-kaki
| Selasa, 09 Juni 2026 | 07:28 WIB

Menilik Potensi Saham KAQI Lewat Ekspansi Bengkel Kaki-kaki

KAQI juga terus memperluas lini usahanya dengan menambah kegiatan usaha baru, termasuk perdagangan eceran suku cadang dan aksesoris kendaraan.

Tanda Aktivitas Perdagangan Masih Lemah
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:50 WIB

Tanda Aktivitas Perdagangan Masih Lemah

Setoran kepabeanan dan cukai mencapai Rp 123,8 triliun per Mei 2026, tumbuh 0,7% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu

Bantalan Eksternal Masih Rawan Terkikis
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:41 WIB

Bantalan Eksternal Masih Rawan Terkikis

Cadangan devisa akhir Mei 2026 tersisa sebesar US$ 144,9, terendah sejak Juli 2024 silam            

Ancaman Rupiah: Proyeksi Dolar AS Tembus Rp 18.300, Siap-siap!
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:35 WIB

Ancaman Rupiah: Proyeksi Dolar AS Tembus Rp 18.300, Siap-siap!

Rupiah terus tertekan! Dolar AS diproyeksi makin perkasa di semester II-2026 akibat solidnya ekonomi AS dan ketegangan global. 

INDEKS BERITA

Terpopuler