Perusahaan Patungan AKR Corporindo dan BP Resmi Membuka SPBU

Kamis, 29 November 2018 | 10:40 WIB
Perusahaan Patungan AKR Corporindo dan BP Resmi Membuka SPBU
[ILUSTRASI. SPBU BP AKR]
Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) kemarin resmi membuka stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) BP yang berlokasi di De Latinos, Serpong, Tangerang Selatan.

SPBU BP ini akan menawarkan tiga jenis bensin, yakni BP 90, BP 92 dan BP 95 serta bahan bakar mesin diesel yang diklaim mengandung formula khusus.

Perusahaan patungan antara AKRA dan BP, yakni PT Aneka Petroindo Raya (APR), akan mengoperasikan SPBU dengan nama badan usaha niaga BP AKR BBM Retail.

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo menyatakan, AKR akan membuka lebih banyak SPBU hasil kerjasama dengan BP. Melalui Aneka Petroindo Raya, AKR akan mengembangkan jaringan ritel untuk membuka sekitar 350 lokasi ritel SPBU di Indonesia selama satu dekade ke depan.

Komisaris APR Neale Smither menyebutkan, BP telah memproduksi BBM dan pelumas berkualitas di Amerika Serikat dan Eropa. Dengan SPBU BP-AKR, konsumen Indonesia bisa mendapatkan pasokan BBM BP. "SPBU ritel BP sudah terkenal luas di Amerika Serikat dan Eropa dengan BBM berkualitas," ungkap dia.

 

Bagikan

Berita Terbaru

 Pengusaha Minta Pemerintah Lobi AS
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:34 WIB

Pengusaha Minta Pemerintah Lobi AS

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta Pemerintah Indonesia bisa segera membentuk tim negosiasi untuk berbicara dengan Pemerintah AS.

Perang Dagang Mulai, Mata Uang Asia Menguat, Tapi Semu, Ini Sebabnya
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:31 WIB

Perang Dagang Mulai, Mata Uang Asia Menguat, Tapi Semu, Ini Sebabnya

Mata uang Asia sebetulnya melemah. Hanya saja, di saat yang sama indeks dolar  juga turun 1,47% sepekan. Sehingga mata uang Asia terlihat menguat.

Laba Bersih Hero Global Investment (HGII) Melesat Berkat Efisiensi Biaya
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:30 WIB

Laba Bersih Hero Global Investment (HGII) Melesat Berkat Efisiensi Biaya

Peningkatan laba bersih tersebut didorong efisiensi operasional yang optimal, terutama melalui penurunan pada beban pokok penjualan hingga 58%.

Superior Prima Sukses (BLES) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:10 WIB

Superior Prima Sukses (BLES) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit

Guna mencapai target tersebut, BLES menyiapkan strategi ekspansi, baik secara operasional maupun bisnis.

Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Cetak Laba Sebesar US$ 11,51 Juta, Naik 10,59%
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:08 WIB

Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Cetak Laba Sebesar US$ 11,51 Juta, Naik 10,59%

Pertumbuhan pendapatan perusahaan pada tahun lalu berasal dari lini bisnis transportasi kimia (chemical), yang naik 72,11%

Strategi Mendongkrak Kinerja, Emiten Rajin Mendirikan Anak Usaha
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:00 WIB

Strategi Mendongkrak Kinerja, Emiten Rajin Mendirikan Anak Usaha

Emiten gencar menggelar aksi ekspansi di tahun ini. Salah satunya mendirikan anak usaha baru untuk menopang bisnis.

Garuda Metalindo (BOLT) Memperluas Pasar Ekspor
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:50 WIB

Garuda Metalindo (BOLT) Memperluas Pasar Ekspor

Jerman merupakan pasar ekspor terbesar saat ini dan BOLT baru saja menyelesaikan event exhibition atau pameran di sana pada pekan lalu

Bursa Saham Asia Tertekan Tarif Impor Ala Donald Trump
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:48 WIB

Bursa Saham Asia Tertekan Tarif Impor Ala Donald Trump

Pelemahan bursa Asia dipicu kombinasi sentimen global dan domestik. Salah satunya, kekhawatiran inflasi lanjutan di AS.

DPR: Indonesia Perlu Ambil Inisiatif Lewat WTO
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:40 WIB

DPR: Indonesia Perlu Ambil Inisiatif Lewat WTO

Langkah ini perlu dilakukan untuk mendorong terciptanya sistem perdagangan dunia yang lebih adil, nondiskriminatif dan berkelanjutan

Deflasi dan Fundamental Ekonomi Tak Sehat Diduga Penyebab Pelemahan Konsumsi
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:36 WIB

Deflasi dan Fundamental Ekonomi Tak Sehat Diduga Penyebab Pelemahan Konsumsi

Momentum Ramadan dan Idulfitri 2025 tak mengangkat pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara signifikan

INDEKS BERITA

Terpopuler