PGN Studi Amonia Rendah Karbon
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan karbon atawa carbon capture and storage (CCS) terbesar di kawasan Asia Pasifik. Negara ini memiliki kapasitas penyimpanan CO2 raksasa yang diperkirakan mencapai 577 hingga 700 Gigaton, menjadikannya salah satu tujuan utama dekarbonisasi global
Untuk mendorong target tersebut, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menandatangani joint study agreement (JSA) mengenai studi teknologi CCS berkolaborasi dengan Holding Migas PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), dan PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam upaya pengembangan amonia rendah karbon atau blue ammonia.
Baca Juga: Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir Indonesia
