PGN Studi Amonia Rendah Karbon

Senin, 25 Mei 2026 | 06:05 WIB
PGN Studi Amonia Rendah Karbon
[ILUSTRASI. PGN - kontan native online (PGN/NATIVE)]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan karbon  atawa carbon capture and storage (CCS) terbesar di kawasan Asia Pasifik. Negara ini memiliki kapasitas penyimpanan CO2 raksasa yang diperkirakan mencapai 577 hingga 700 Gigaton, menjadikannya salah satu tujuan utama dekarbonisasi global

Untuk mendorong target tersebut, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menandatangani joint study agreement (JSA) mengenai studi teknologi CCS berkolaborasi dengan Holding Migas PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), dan PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam upaya pengembangan amonia rendah karbon atau blue ammonia.

Baca Juga: Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir Indonesia

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Saham Batubara Belum Aman, Risiko Regulasi dan Harga Komoditas Masih Menghantui
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:48 WIB

Saham Batubara Belum Aman, Risiko Regulasi dan Harga Komoditas Masih Menghantui

Ekspor SDA satu pintu berisiko menekan fleksibilitas operasional emiten batubara dan meningkatkan ketidakpastian.

Saham Komoditas: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Menghantui Margin Emiten
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:48 WIB

Saham Komoditas: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Menghantui Margin Emiten

Kebijakan ekspor satu pintu PT DSI berpotensi menekan margin emiten energi dan CPO. Pahami risiko saham Anda!

IHSG Senin (25/5) Berpeluang Menguat Terbatas, Investor Cermati Kebijakan Ekspor
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Senin (25/5) Berpeluang Menguat Terbatas, Investor Cermati Kebijakan Ekspor

Meskipun IHSG menguat pekan lalu, investor perlu cermati sentimen negatif domestik. Simak prediksi pergerakan IHSG hari ini 

Sentimen Negatif Domestik Bayangi IHSG, Cek Rekomendasi Saham Senin (25/5)
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:33 WIB

Sentimen Negatif Domestik Bayangi IHSG, Cek Rekomendasi Saham Senin (25/5)

Pasar dibayangi kekhawatiran sentralisasi ekspor komoditas. Cek saham mana saja yang direkomendasikan 'Buy' untuk lindungi investasi Anda.

Transformasi Bisnis Jadi Taruhan Baru Elnusa (ELSA) di Tengah Ambisi Lifting Nasional
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:24 WIB

Transformasi Bisnis Jadi Taruhan Baru Elnusa (ELSA) di Tengah Ambisi Lifting Nasional

ELSA berpeluang besar menjadi salah satu penerima manfaat utama dari ambisi pemerintah mengejar target lifting migas.

Agenda Reformasi untuk Menjaga Rupiah
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:05 WIB

Agenda Reformasi untuk Menjaga Rupiah

Bank Indonesia (BI) harusnya sudah tidak boleh dipaksa sebagai satu-satunya benteng pertahanan rupiah.​

Kredit Masih Lesu, NIM Bank Berpotensi Tertekan
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:00 WIB

Kredit Masih Lesu, NIM Bank Berpotensi Tertekan

Kenaikan BI rate ke 5,25% berpotensi menekan NIM perbankan karena biaya dana naik lebih cepat daripada imbal hasil kredit

Mencemaskan Hasil
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mencemaskan Hasil

Pembentukan DSI sebagai eksportir tunggal untuk ketiga komoditas menunjukkan semakin dominannya peran pemerintah.

BCA dan BTN Janji Belum Akan Menaikkan Bunga Floating KPR
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:35 WIB

BCA dan BTN Janji Belum Akan Menaikkan Bunga Floating KPR

Kenaikan BI rate ke 5,25% belum langsung diikuti kenaikan bunga KPR, karena sejumlah bank menahan penyesuaian bunga floating untuk sementara waktu

Kenaikan Harga Jual Jadi Andalan ACES Redam Tekanan Biaya, tapi Ada Risikonya
| Senin, 25 Mei 2026 | 06:34 WIB

Kenaikan Harga Jual Jadi Andalan ACES Redam Tekanan Biaya, tapi Ada Risikonya

Margin PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) belum tentu cepat pulih selama nilai tukar rupiah masih bergejolak.

INDEKS BERITA

Terpopuler